ANALISIS SEMIOTIKA FILM “ALANGKAH LUCUNYA NEGERI INI”
Abstract: Film Alangkah
Lucunya (Negeri Ini) mengangkat potret nyata yang ada dalam kehidupan bangsa
Indonesia. Film ini juga dipenuhi bintang film Indonesia, tercatat ada sembilan
nama peraih piala citra yang berkolaborasi secara sempurna untuk menyajikan
tontonan yang berkualitas. Slamet Rahardjo, Deddy Mizwar, Tio Pakusadewo, dan
Rina Hasyim. Keseluruhan film dipenuhi satir-satir politik yang cerdas. Jauh
dari itu film ini membuka mata kita semua. Tentang pendidikan, tentang
pengangguran, tentang kerasnya hidup di jalanan, serta kritik pada penguasa
negeri ini. Tanpa pemahaman, film ini hanya akan sekedar menjadi komedi belaka.
Dengan latar belakang tersebut, maka peneliti tertarik untuk mengetahui
lebih lanjut mengenai makna simbolis mengenai pesan moral yang ingin
disampaikan pada film Alangkah Lucunya (Negeri Ini). Maka itu, sangat penting
untuk mengetahui Semiotika Film Alangkah Lucunya (Negeri Ini) agar masyarakat
bisa mengetahui film-film yang mendidik dan lewat film ini, bisa memberikan
inspirasi bagi generasi penerus bangsa tentang pentingnya pendidikan untuk
membangun suatu bangsa negara yang lebih baik kedepannya.
Dengan Mengetahui Semiotika dari Film Alangkah Lucunya (Negeri Ini) maka
Masyarakat maupun penonton bisa tahu yang film yang komedi biasa atau komedi
tak berisi (absurb) dengan film komedi satir (sindiran) yang sarat akan pesan
positif bagi pemerintah, para pembuat film dapat belajar dari Film Alangkah
Lucunya (Negeri Ini) dengan memberikan pada masyarakat film yang berisi harapan
dan cita-cita kedepan untuk pendidikan dan karakter bangsa dan negara kita
Indonesia.
Kode Jurnal: jpkomunikasidd150020