PRODUKSI DAN PEMASARAN KAKAO DI KABUPATEN PADANG PARIAMAN, PROVINSI SUMATERA BARAT
ABSTRAK: Tujuan dari
penelitian ini adalah menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi produksi
kakao, mengidentifikasi saluran pemasaran kakao, menganalisis margin pemasaran
yang diterima lembaga pemasaran, dan menentukan besarnya bagian harga yang
diterima petani. Penelitian ini menggunakan metode survey kepada petani kakao
dan pedagang besar (pengepul). Analisis produksi menggunakan fungsi
Cobb-Douglas dan analisis performent digunakan untuk menganalisis struktur
pemasaran perilaku, dan keragaman pasar. Hasil penelitian menunjukkan
Faktor-faktor yang mempengaruhi produksi kakao di Kabupaten Padang Pariaman dan
berpengaruh secara nyata sebagai input adalah tenaga kerja, pupuk kandang,
pupuk kimia, luas lahan, jumlah tanaman menghasilkan dan pendidikan petani. Kinerja
pemasaran kakao di Kabupaten Padang Pariaman tidak efisien, hal ini berdasarkan
indikator besarnya margin pemasaran, kecilnya bagian harga yang diterima petani
dan belum terintegrasinya pasar ditingkat petani dengan pasar ditingkat
pedagang kabupaten. Pada kegiatan pemasaran kakao di Kabupaten Padang Pariaman,
margin terbesar diterima oleh pedagang nagari pada saluran pemasaran III.
Bagian harga yang diterima petani dapat ditentukan dari margin pemasaran.
Dimana semakin besar margin pemasaran maka bagian harga yang diterima petani
akan semakin kecil, seperti yang terjadi pada saluran pemasaran I dan III.
Sehingga saluran pemasaran II yang memberikan bagian harga tertinggi pada
petani kakao di Kabupaten Padang Pariaman. Dalam meningkatkan produksi dan pemasaran
kakao di Kabupaten Padang Pariaman dapat dilakukan dengan pembinaan, penguatan
dan pemberdayaan kelompok tani yang sudah ada.
Penulis: Danil Danil, Muhammad
Firdaus, Sri Hartoyo
Kode Jurnal: jpmanajemendd140705