DAYA SAING DAN MODEL PEMASARAN SENTRA INDUSTRI USAHA KERAJINAN SANGKAR BURUNG PERKUTUT
ABSTRAK: Tujuan penelitian ini
adalah 1) menganalisis daya saing, 2) menganalisis market size, 3) merumuskan prioritas
strategi pemasaran untuk sentra industri usaha kerajinan sangkar burung
perkutut di Desa Dawuhan Mangli, Kabupaten
Jember. Metode yang
digunakan adalah analisis
deskriptif. Analisis yang
digunakan adalah Porter’s Diamond Theory, analisis BCG (Boston Consulting
Group), SWOT, dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Analisis daya saing
menggunakan teori berlian dari porter menunjukkan daya
saing sentra industri
kerajinan sangkar burung
perkutut Desa Dawuhan
Mangli Kabupaten Jember masih lemah. Terdapat sembilan komponen yang
memiliki kelemahan, sedangkan tujuh komponen memiliki kelebihan. Tingkat
pertumbuhan pasar dan bagian pasar relatifnya yang di formulasikan pada diagram
BCG berada pada posisi Question Marks artinya bisnis ini memiliki peluang untuk tumbuh
dan berkembang tetapi
diperlukan aliran kas
yang cukup agar
dapat meningkatkan pasar relatifnya.
Hasil analisis SWOT
dan AHP didapatkan
tujuh strategi pemasaran
dengan skala prioritasnya antara
lain: memperkuat permodalan,
pembentukan kelompok PSBP,
pendidikan dan pelatihan,
pembuatan gudang dan workshop, pembentukan kelembagaan pemasaran dan bahan
baku, meningkatkan promosi, meningkatkan kualitas dan diversifikasi produk.
Dalam meningkatkan daya saing industri
usaha kerajinan sangkar burung perkutut dibutuhkan pengembangan aktivitas
melalui penguatan pengembangan kelembagaan pemasaran dan bahan baku.
Penulis: Diah Arum Savitri,
ujang Sumarwan, dan Bagus Putu yudhia Kurniawan
Kode Jurnal: jpmanajemendd140703