PROFESIONALISME GURU SD MELALUI AUTHENTIC ASSESSMENT TERHADAP KURIKULUM 2013
ABSTRAK: Profesionalisme,
adalah komitmem guru SD sebagai tenaga profesioanal untuk terus menerus
mengembangkan kemampuaan
profesionalnya dengan meningkatkan ke empat kompetensi guru. Secara konseptual
penilaian autentik lebih bermakna secara signifikan dibandingkan dengan tes pilihan ganda berstandar sekali pun. Di
samping itu, Ketika menerapkan penilaian autentik untuk mengetahui hasil dan
prestasi belajar peserta didik, guru menerapkan kriteria yang berkaitan dengan konstruksi
pengetahuan, aktivitas mengamati dan mencoba, dan nilai prestasi luar sekolah.
Penilaian autentik cenderung fokus pada tugas-tugas kompleks atau kontekstual,
memungkinkan peserta didik untuk menunjukkan kompetensi mereka dalam pengaturan
yang lebih autentik. Di samping itu, Penilaian autentik sangat relevan dengan
pendekatan tematik terpadu dalam pembejajaran, khususnya jenjang sekolah dasar
atau untuk mata pelajaran yang sesuai. Penilaian autentik terdiri dari berbagai
teknik penilaian.Pertama, pengukuran langsung keterampilan peserta didik yang
berhubungan dengan hasil jangka panjang pendidikan seperti kesuksesan di tempat
kerja. Kedua, penilaian atas tugas-tugas yang memerlukan keterlibatan yang luas
dan kinerja yang kompleks. Ketiga, analisis proses yang digunakan untuk
menghasilkan respon peserta didik atas perolehan sikap, keterampilan, dan
pengetahuan yang ada. Guru dan peserta didik memiliki tanggung jawab atas apa
yang terjadi. Peserta didik pun tahu apa yang mereka ingin pelajari, memiliki
parameter waktu yang fleksibel, dan bertanggungjawab untuk tetap pada tugas.
Penulis: EVA BETTY SIMANJUNTAK
Kode Jurnal: jppaudsddd140911