MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU KELAS SEBAGAI GURU BIMBINGAN DAN KONSELING (BK) DI SLB MARDI MULYO KRETEK

ABSTRAKT:  Tidak semua  peserta  didik  dapat  mengikuti  pendidikan  secara optimal,  artinya jika  mereka  mendapatkan  bimbingan  secara  optimal  masih  dapat  ditingkatkan  prestasi belajarnya.  Guru  kelas  atau  guru  mata  pelajaran  masih  membutuhkan  bantuan  guru bimbingan dan koseling dalam mengoptimalkan prestasi belajar peserta didiknya. Tidak adanya  guru  bimbingan  dan  konseling  di  sebagian  besar  SLB,  menyebabkan  kegiatan bimbingan dan konseling tidak dapat dilaksanakan dengan baik. Sebenarnya guru kelas mendapatkan tugas sebagai guru BK di kelasnya, sehingga semestinya kegiatan BK dapat terlaksana dengan baik. Permasalahan yang  menyebabkan tidak optimalnya layanan BK adalah  rendahnya  kompetensi  guru  kelas  terkait  perannya  sebagai  guru  BK.  Untuk meningkatkan kompetensi guru kelas sebagai guru BK dilakukan pelatihan, studi banding di sekolah yang program BKnya sudah berjalan efektif, menyertakan guru kelas dalam konferensi kasus, dan sosialisasi secara berkala tentang layanan BK. Kegiatan pelatihan dilakukan secara berkala dengan menghadirkan nara sumber ahli dari perguruan tinggi, dan praktisi profesional. Hasilnya signifikan bahwa guru-guru kelas dapat memerankan dirinya sebagai guru kelas sekaligus sebagai guru BK. Guru kelas lebih peduli dengan permasalahan  peserta  didik  dan  rasa  empati  semakin  dapat  dirasakan  peserta  didik. Berbagai permasalahan yang muncul juga dapat diselesaikan dengan baik oleh peserta didik dibantu keluarganya dengan bimbingan guru kelas.
Kata Kunci: Guru kelas sebagai guru BK, Pelatihan Kompetensi guru BK
Penulis: PUTRI BENSU
Kode Jurnal: jppaudsddd140912

Artikel Terkait :