PENINGKATAN KEMAMPUAN MENGURUTKAN POLA MELALUI METODE PEMBELAJARAN PAPAN FLANEL PADA ANAK
Abstraksi: Latar belakang
masalah dalam penelitian ini adalah pembelajaran mengurutkan pola di TK Pertiwi
Eromoko Kecamatan Eromoko. Masih belum tercapainya target sesuai dengan
kriteria ketuntasan pembelajaran 75% disebabkan oleh pembelajaran yang kurang
menarik minat belajar anak dalam mengurutkan pola dari berbagai macam bentuk.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian menggunakan penelitian
tindakan kelas dengan 2 siklus yang masing-masing siklus dilaksanakan 3 kali
pertemuan. Setiap pertemuan ada 4 langkah kegiatan yaitu perencanaan,
pelaksanaan, observasi dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak didik
kelompok B di TK Pertiwi Eromoko Kecamatan Eromoko Kabupaten wonogiri dengan
jumlah peserta didik 25 anak terdiri dari laki-laki 12 anak dan perempuan 13
anak. Pembelajaran difokuskan pada tema Alam semesta dengan sub tema Gejala
Alam. Dalam mengumpulkan data penelitian tindakan kelas ini adalah wawancara,
observasi, dan dokumentasi. Analisis data digunakan analisis kualitatif yaitu
dengan cara membandingkan data hasil pengamatan pra siklus, siklus I dan siklus
II kemudian dilakukan refleksi. Penyajian data yaitu sekumpulan informasi
tersusun yang memberi kemungkinan adanya penarikan simpulan dan pengambilan
tindakan. Penyajian data yang lebih baik merupakan suatu cara yang utama bagi
analisis kualitatif yang benar-benar valid. Penarikan kesimpulan yaitu data
yang telah didapat dari hasil penelitian kemudian diuji kebenarannya. Untuk
mengetahui perubahan kemampuan dalam proses pembelajaran mengurutkan pola adalah
deskripsi prosentase. Adapun perhitungan diperoleh melalui perbandingan
kemampuan mengurutkan pola sebelum menggunakan metode pembelajaran papan flanel
dan sesudah menggunakan metode papan flanel. Apabila ada peningkatan kemampuan
80% dari kemampuan sebelumnya, berarti pembelajaran dengan metode pembelajaran
papan flanel tercapai. Hasil dari penelitian dapat disimpulkan bahwa
pembelajaran mengurutkan pola menggunakan metode pembelajaran papan flanel
dapat memotivasi dan meningkatkan hasil belajar anak di TK Pertiwi Eromoko
Kecamatan Eromoko Kabupaten Wonogiri. Hal ini dapat dilihat dalam siklus I
media yang digunakan kertas berbentuk matahari, bintang, dan bulan berwarna
putih dengan menggunakan papan flanel berwarna orange, hasil yang dicapai anak yang
mampu meningkat daripada pra siklus yaitu 4% menjadi 20%, sedang anak yang
cukup mampu dari pra siklus ke siklus I yaitu dari 16% menjadi 40% dan yang
belum mampu turun dari 80% menjadi 40%. Dalam siklus II peneliti menggunakan
kain flanel berwarna-warni, hal ini sangat menarik minat dan antusiasnisme anak
dalam mengikuti pembelajaran mengurutkan pola. Hal ini dapat dilihat dari hasil
belajar anak yang meningkat secara signifikan hasil belajar anak dari sklus I
terhadap siklus II, anak kategori mampu mengalami peningkatan pada siklus I 20%
meningkat menjadi 88%, anak yang cukup mampu mengalami penurunan pada siklus I
40% menjadi 8 % pada siklus II, sedangkan anak yang belum mampu mengalami
penurunan yang signifikan pada siklus I 40% turun menjadi 4% pada siklus II.
Dilihat dari ketuntasan hasil belajar, anak tidak tuntas (belum mampu) dari
siklus I 40% turun menjadi 4%, sedang pada anak yang tuntas (mampu dan cukup
mampu), yaitu pada siklus I 60% meningkat menjadi 96 % pada siklus II. Saran
yang disampaikan adalah: (1) Guru diharapkan dapat memberikan proses
pembelajaran yang kreatif dan inovatif dengan mengaplikasikan berbagai metode
dan media pembelajaran sehingga dapat memotivasi serta menstimulisasi terhadap
minat belajar anak, (2) Guru harus mampu mengoptimalkan metode dan media
pembelajaran yang ada di lingkungan sekitar, sehingga proses pembelajaran dapat
berlangsung secara baik dan efisien, (3) Guru harus mampu mengkondisikan anak
agar pembelajaran mencapai pada tujuan yang diharapkan, (4) Guru harus selalu
menggali potensi serta ide-ide baru dalam penerapan proses pembelajaran yang
sesuai dengan karakteristik yang dimiliki anak, (5) Orangtua/ wali hendaknya memperhatikan hasil belajar anak di
sekolah dan mendorong anak mengulang
kembali apa yang diterima waktu pembelajaran di sekolah, (6) Orangtua/ wali
diharapkan memberi masukan kepada guru ataupun pihak sekolah tentang
hambatan-hambatan anak dalam mengerjakan ulang hasil pembelajaran di sekolah.
Penulis: Siti Kusniati
Kode Jurnal: jppaudsddd140869