Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat (STM) Terhadap Hasil Belajar IPA Ditinjau Dari Kemampuan Berpikir Kritis Pada Siswa Kelas V SD Muhammadiyah 2 Denpasar

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran STM dan model pembelajaran konvensional berdasarkan tingkatan kemampuan berpikir kritis siswa serta interaksi antara model pembelajaran dengan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini mengunakan rancangan faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah semua siswa kelas V SD Muhammadiyah 2 Denpasar tahun ajaran 2013/2014, dengan sampel sebanyak 56 siswa. Teknik sampling yang digunakan adalah random sampling. Data kemampuan berpikir kritis dan hasil belajar IPA diperoleh melalui tes kemudian dianalisis menggunakan ANAVA dua jalur dan dilanjutkan dengan tes Tukey. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Terdapat perbedaan yang signifikan hasil belajar IPA antara siswa yang mengikuti model pembelajaran STM dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dimana FAhitung = 27.189 > Ftabel = 4.49, (2) Terdapat pengaruh interaksi antara model pembelajaran STM dengan kemampuan berpikir kritis siswa terhadap hasil belajar IPA dimana FABhitung = 79.904 > Ftabel = 4.49, (3) Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis tinggi yang mengikuti model pembelajaran STM dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dimana (Q-hitung = 16.047 > Q-tabel = 4.11), (4) Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar IPA siswa yang memiliki kemampuan berpikir kritis rendah yang mengikuti model pembelajaran STM dengan siswa yang mengikuti model pembelajaran konvensional dimana (Q-hitung = 4.23 > Q-tabel = 4.11).
Kata Kunci: Hasil Belajar IPA, Kemampuan Berpikir Kritis, Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat
Penulis: HERMAWAN WAHYU SETIADI ., Prof. Dr. Nyoman Dantes ., Dr. I Nyoman Tika,M.Si
Kode Jurnal: jppaudsddd140055

Artikel Terkait :