PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE 5E BERBASIS BRAINSTORMING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN BAHASA INDONESIA SISWA SD
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen bahasa
Indonesia antara kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran learning cycle
5E berbasis brainstorming dan kelompok siswa yang mengikuti pembelajaran dengan
menggunakan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan
penelitian eksperimen semu (quasi experiment) dengan rancangan post-test only
control group design. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V di
SD Gugus IV Kecamatan Buleleng yang berjumlah 173 orang. Sampel penelitian ini
yaitu siswa kelas V SD Negeri 1 Penglatan yang berjumlah 22 orang dan siswa
kelas V SD Negeri 2 Penglatan yang berjumlah 26 orang. Pada kelas eksperimen
diterapkan model pembelajaran learning cycle 5e berbasis brainstorming dan pada
kelas kontrol diterapkan model pembelajaran konvensional. Berdasarkan hail
perhitungan uji hipotesis yang menggunakan bantuan SPSS 16.for Windows
diperoleh t hitung (Equal Variance Assumed) adalah 6,030. dengan nilai Sig. (2 tailed) adalah
0,000. Angka signifikan tersebut lebih kecil daripada taraf signifikan 0,05.
Hal ini berarti, terdapat perbedaan yang signifikan mengenai kemampuan berpikir
divergen antara siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran learning
cycle 5e berbasis brainstorming dan siswa yang dibelajarkan dengan model
pembelajaran konvensional hasil terbukti bahwa model pembelajaran learning
cycle 5e berbasis brainstorming lebih baik pengaruhnya terhadap kemampuan
berpikir divergen siswa dibanding dengan model pembelajaran konvensional.
Berdasarkan analisis deskriptif, rata-rata siswa di kelas eksperimen adalah 30
berkualifikasi tinggi sedangkan rata-rata siswa di kelas kontrol adalah 22
berkualifikasi sedang.
Penulis: Pt. Yuli Dharayanti,
Md. Sumantri, I. W. Widiana
Kode Jurnal: jppaudsddd130367