PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KONTEKSTUAL BERORIENTASI BUDAYA LOKAL TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA KELAS V SD

Abstract: Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui perbedaan motivasi belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan pembelajaran konvensional, (2) mengetahui perbedaan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan pembelajaran konvensional, (3) mengetahui perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen post test only control group design. Sebanyak 93 siswa kelas V SD Gugus IX Kecamatan Banjar dipilih sebagai sampel. Data motivasi belajar dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan data hasil belajar IPA dikumpulkan dengan tes pilihan ganda. Kuesioner motivasi belajar dengan reliabilitas 0,903 dan tes hasil belajar IPA dengan reliabilitas 0,924. Uji hipotesis menggunakan MANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan motivasi belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=324,570; p<0,05); (2) terdapat perbedaan hasil belajar yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=14,362; p<0,05); (3) secara simultan terdapat perbedaan motivasi belajar dan hasil belajar matematika yang signifikan antara siswa yang mengikuti pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional (F=304,130;p<0,05).
Kata Kunci: pembelajaran kontekstual berorientasi budaya lokal, motivasi belajar, hasil belajar
Penulis: NI LUH EKA PUSPITHA WAHYUNI ., Prof. Dr. A. A. I. Ngurah Marhaeni,MA ., Prof. Dr.I Wayan Suastra,M.Pd
Kode Jurnal: jppaudsddd130014

Artikel Terkait :