PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INQUIRI TERBIMBING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS IPA SISWA KELAS V DI SD 7 DATAH
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan kemampuan berpikir kritis IPA antara siswa yang mengikuti model
pembelajaran Inquiri Terbimbing dan siswa yang mengikuti pembelajaran
konvensional pada mata pelajaran IPA di kelas V SD Negeri 7 Datah pada semester
genap di Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran 2012/2013.
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen yang dilakukan pada siswa kelas
V SD di Desa Datah Kecamatan Abang Kabupaten Karangasem tahun pelajaran
2012/2013. Penelitian ini menggunakan rancangan non equivalent post test only
control group design dan populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas V
SD Negeri 7 Datah terdiri dari 2 kelas. Jumlah keseluruhan populasi adalah 40
orang. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah data kemampuan berpikir kritis. Data
dikumpulkan dengan memberikan tes kemampuan berpikir kritis dalam bentuk tes
uraian sebanyak 10 butir soal dengan indeks reliabilitas sangat tinggi yaitu
0,54. Data yang diperoleh dianalisis mengunakan teknik analisis deskriptif dan
statistik inferensial (Uji-t). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan yang signifikan kemampuan berpikir kritis antara penerapan model
pembelajaran Inquiri Terbimbing dengan pembelajaran konvensional (thitung =
9,91>ttabel = 2,024). Rata-rata skor kemampuan berpikir kritis siswa yang
mengikuti model pembelajaran Inquiri Terbimbing=33,65 lebih tinggi dari pada
siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional=22,45. Berdasarkan temuan
penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran Inquiri Terbimbing berpengaruh
terhadap kemampuan berpikir kritis siswa
pada mata pelajaran IPA kelas V SD Negeri 7 Datah Kecamatan Abang Kabupaten
Karangasem.
Penulis: Ni L. Orin
Budiartini, I Nyoman Arcana, I Gd. Margunayasa
Kode Jurnal: jppaudsddd130393