PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONNECTING ORGANIZING REFLECTING EXTENDING (CORE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR DIVERGEN SISWA KELAS IV MATA PELAJARAN IPS
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk: mendeskripsikan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan
dengan model pembelajaran connectin, organizing reflecting extending(CORE) mendeskripsikan
kemampuan berpikir divergen yang dengan model pembelajaran konvensional, dan
mengetahui perbedaan kemampuan berpikir divergen yang dibelajarkan dengan model
pembelajaran connecting, organizing, reflecting, exstending dan siswa yang
dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional pada mata pelajaran IPS
kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan Kecamatan Pupuan tahun pelajaran 2012/2013.
Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen semu. Populasi penelitian ini
adalah seluruh siswa kelas IV di SD Gugus 2 Pujungan yang berjumlah 80 orang.
Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas IV SD Negeri 1 Pujungan yang berjumlah
40 orang dan siswa kelas IV SD Negeri 6 Pujungan yang berjumlah 40 orang. Data
kemampuan berpikir divergen dikumpulkan dengan menggunakan tes essay. Data yang
diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik analisis statistik deskriptif
dan statistik inferensial yaitu uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa:
(1) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok eksperimen tergolong tinggi
dengan rata-rata (M) 35,25. (2) kemampuan berpikir divergen siswa kelompok
kontrol tergolong cukup dengan rata-rata (M) 29,35. (3) Terdapat perbedaan yang
signifikan kemampuan berpikir divergen siswa kelas IV di SD Negeri Gugus 2
Pujungan antara kelompok siswa yang dibelajarkan dengan model pembelajaran
coneccting, organizing, reflecting, exstending dan kelompok siswa yang
dibelajarkan dengan model pembelajaran konvensional (thit> ttab, thit = 5,78
dan ttab = 1,671).
Penulis: Pt. Yulia Artasari,
Ni Wyn. Arini I Nym. Wirya
Kode Jurnal: jppaudsddd130380