PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CLMMS (COOPERATIVE LEARNING TYPE MURDER WITH METACOGNITIVE SCAFFOLDING) TERHADAP HASIL BELAJAR IPA KELAS IV SD KELURAHAN BANYUNING
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar IPA antara kelompok siswa
yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLMMS dan siswa yang belajar
dengan pembelajaran konvensional. Penelitian ini merupakan penelitian
eksperimen semu (Quasi Eksperiment), dengan desain non-equivalent post test
only control group desain. Populasi penelitian adalah seluruh kelas IV SD
Kelurahan Banyuning tahun pelajaran 2012/2013. Sampel ditentukan dengan teknik random sampling dan diperoleh siswa
kelas IVa SD N 2 Banyuning sebagai kelompok eksperimen yang berjumlah 23 orang
dan siswa kelas IVb SD N 2 Banyuning sebagai kelompok kontrol yang berjumlah 26
orang. Data hasil belajar IPA siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes pilihan
ganda yang diperluas. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan teknik
analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial uji-t. Hasil penelitian
ini menunjukkan bahwa: (1) Hasil belajar IPA siswa kelompok kontrol tergolong
tinggi dengan rata-rata (M) 19,75. (2) Hasil belajar IPA siswa kelompok
eksperimen tergolong sangat tinggi dengan rata-rata (M) 22,67. (3) Terdapat perbedaan yang signifikan
terhadap hasil belajar IPA siswa kelas IV di Kelurahan Banyuning antara
kelompok siswa belajar dengan menggunakan model pembelajaran CLMMS dengan
kelompok siswa yang belajar dengan menggunakan model pembelajaran konvensional
(thitung > ttabel ; thitung = 4,70 dan ttabel = 2,021).
Penulis: Ni Kt. Shanti
Hartini, Ni Wyn. Rati
Kode Jurnal: jppaudsddd130361