MENINGKATKAN KEGIATAN SOSIAL EMOSIONAL MELALUI PERMAINAN GOBAG SODOR PADA ANAK
Abstrak: Latar belakang: Di TK
Mutiara Semen Wonoboyo Temanggung khususnya kelompok A masih banyak anak yang
sosial emosionalnya belum seimbang sehingga sulit dibimbing dan diarahkan.
Setiap diberi tugas untuk membuat kelompok atau regu bermain ternyata banyak anak
yang tidak mampu mengendalikan emosinya, ada yang menangis bahkan ada yang
bermain sendiri. Meskipun guru sudah berusaha semaksimal mungkin memberikan
pengarahan atau penjelasan supaya anak tertarik, namun masih ada beberapa anak
yang kurang memperhatikan, pada hal kegiatan bermain juga mempengaruhi kegiatan
belajar anak disekolah. Hal ini juga menyebabkan kemampuan bersosialisasi anak
menjadi rendah.. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana
kegiatan sosial emosional anak sebelum melalui permainan gobag sodor, untuk
mengetahui bagaimana proses penggunaan permainan gobag sodor dalam meningkatkan
kegiatan sosial emosional anak, dan untuk mengetahui bagaimana hasil
pembelajaran melalui permainan gobag sodor dapat meningkatkan kegiatan sosial emosional
anak. Penelitian yang digunakan adalah penilaian tindakan kelas. Lokasi
penelitian di TK Mutuiara Semen pada anak kelompok A yang berjumlah 16 terdiri
dari 7 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Sumber data penilaian ini dari
hasil observasi, dan dokumentasi serta wawancara dengan narasumber. Teknik
pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi.. Semua data
divalidasi dengan menggunakan tringulasi yaitu penapaian validasi menggunakan
berbagai jenis alat atau instrumen ,untuk mengecek kebenaran dengan menggunakan
dari sumber yang berbeda dengan menggunakan theknik yang sama. Teknik analisis
data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Deskriptif kualitatif
dianalisis secara kualitatif yaitu menganalisis hasil observasi yang melibatkan
semua aspek yang kemudian diprosentasikan untuk memperoleh data yang
valid.Diskriptif komporatif dilakukan untuk membandingkan hasil belajar tiap
siklus, yaitu siklus I dan siklus II dengan memperhatikan indikator kerja.
Penelitian dilakukan selama 2 siklus dengan prosedur umum meliputi tahapan (1)
Perencanaan yaitu merumuskan masalah, menentukan tujuan, metode penelitian dan
rencana tindakan; (2) Tindakan yaitu dilakukan sebagai upaya perubahan yang
dilakukan, (3) Observasi dilakukan secara sistematis untuk mengamati hasil atau
dampak tindakan terhadap proses belajar mengajar, (4) Refleksi yaitu mengkaji
dan mempertimbangkan hasil atau daftar dari tindakan yang dilakukan. Hasil
penelitian menunjukkan melalui permainan gobag sodor dapat meningkatkan kegiatan
sosial emosional pada anak. Hal ini dibuktikan dengan adanya peningkatan sosial
emosional pada anak dari Pra Siklus, Siklus I, Siklus II, yaitu pra siklus 31%, siklus I meningkat menjadi 56%, siklus
II meningkat menjadi 81% sehingga penulis dapat menyimpulkan bahwa pembelajaran
melalui permainan gobag sodor salah satunya dapat melatih kemampuan anak dalam
mengendalikan perasaan sehingga kegiatan sosial emosional anak dapat berkembang
dengan baik.
Penulis: Ariyanti
Kode Jurnal: jppaudsddd140881