HUBUNGAN ANTARA KUALIFIKASI AKADEMIK GURU DENGAN POLA MANAJEMEN KESISWAAN DI TAMAN KANAK-KANAK SEKECAMATAN PAGUYANGAN BREBES
Abstract: Kualifikasi akademik
adalah ijazah jenjang pendidikan akademik yang harus dimiliki oleh guru atau
dosen sesuai dengan jenis, jenjang, dan satuan pendidikan formal di tempat
penugasan. Sedangkan Manajemen kesiswaan adalah keseluruhan proses kerjasama
dalam menyelesaikan masalah siswa dalam rangka mencapai tujuan pendidikan. Fenomena
di lapangan menunjukkan bahwa kualifikasi pendidikan guru TK di Kec. Paguyangan
sebagian besar non S1, pada sisi yang lain manajemen kesiswaan yang diterapkan
oleh para guru TK di Kecamatan Paguyangan kurang baik. Penelitian ini dilakukan
dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara kualifikasi akademik dengan pola
manajemen kesiswaan TK di Kecamatan Paguyangan.
Teori tentang Manajemen Kesiswaan merujuk pada teori manajemen kesiswaan
di TK oleh Bafadal. Sedangkan Kualifikasi Akademik merujuk pada Undang-undang
nomor 14 tahun 2005 tentang Guru dan Dosen serta Peraturan Pemerintah nomor 19
tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Pendekatan yang digunakan dalam
penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, rancangan penelitian korelasi. Populasi
dalam penelitian ini adalah guru TK Se-Kecamatan Paguyangan Kabupaten Brebes
sebanyak 50 orang. Karena jumlahnya terbatas, maka seluruh populasi diperlakukan
sebagai responden. Pengambilan data
menggunakan angket yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis
data menggunakan teknik korelasi spearman.
Dari hasil uji korelasi diketahui bahwa r hitung(0,351) > dari r (0,284).
Hal ini terdapat hubungan secara signifikan antara kualifikasi akademik dengan
pola manajemen kesiswaan di Taman Kanak-kanak Se-Kecamatan Paguyangan. Dengan
demikian Ha diterima.
Saran yang disampaikan adalah perlunya para guru untuk meneruskan
pendidikan hingga jenjang S1. Apabila guru belum mempunyai kesempatan untuk
melanjutkan pendidikan hingga S1, dapat meningkatkan kompetensinya dengan lebih
pro aktif pada kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh IGTKI. Dengan cara
seperti ini kemampuan guru dalam menerapkan pola manajemen kesiswaan akan
semakin meningkat.
Penulis: Henny Sugini
Kode Jurnal: jppaudsddd141066