Cooperative Learning Dalam Mengembangkan Kecerdasan Emosi Anak
Abstraksi: Dalam kehidupan
sehari-hari, refleksi emosi nyata lebih banyak memainkan peran dalam proses
pengambilan keputusan atau menampakkan perilaku seseorang ketimbang perhitungan
nalar. Untuk meraih prestasi dan kesuksesan kehidupan seorang anak perlu
dibekali kecerdasan emosi yang maksimal sejak dini karena kecerdasan emosi
dapat dipelajari dan dilatihkan pada anak. Salah satu cara yang dapat ditempuh
dalam rangka mengembangkan kecerdasan emosi pada anak adalah mengembangkan kecerdasan
emosi melalui metode cooperatinve learning, dengan metode ini kita dapat memberikan kesempatan pada
anak untuk mempraktekkan cara baru dalam berpikir merasakan dan bertindak. Melalui metode ini pula kita dapat mendengarkan cara-cara
anak dalam menghadapi pergolakan emosi yang dirasakan anak sehinggga kita
dapat menyatu dalam proses pembelajaran
emosi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui cara untuk mengembangkan
kecerdasan emosi anak, menjelaskan tentang metode cooperative learning untuk
mengembangkan kecerdasan emosi anak, serta mengetahui bagaimana perubahan emosi
anak setelah belajar melalui metode
cooperative learning.Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian
tindakan kelas yaitu suatu penelitian yang dilakukan secara sistematis
reflektif terhadap berbagai tindakan nyata dikelas yang berupa kegiatan belajar
mengajar untuk memperbaiki kondisi pembelajaran yang dilakukan. Penelitian
tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus, namun akan dilanjutkan kesiklus
berikutnya apabila belum tercapai kriteria keberhasilan yang telah ditetapkan
oleh peneliti. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelompok A RA Darul
Hikmah Kali Garnag Keling Jepara yang
berjumlah 20 anak.Alat pengumpul data menggunakan Matrik, RKM, RKH, lembar tugas,
observasi dan catatan anekdot.Hasil penelitian yang diperoleh dari hasil
pengamatan dalam proses pembelajaran untuk masing-masing siklus menunjukkan
anak mampu meningkatkan pengertian tentang emosi yang dirasakan,mengatur emosi,
memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, serta mampu membina hubungan
dengan orang lain. Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas yang telah
dilaksanakan melalui beberapa tindakan dari siklus I dan siklus II dan
berdasarkan seluruh pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa
dengan cooperative Learning dapat mengembangkan kecerdasan emosi anak, hal ini
ditunjukkan dengan kemampuan anak dalam mengenali emosi diri, mengatur emosi,
memotivasi diri, mengenali emosi orang lain, serta membina hubungan dengan
orang lain mengalami peningkatan dari siklus I
ke siklus II. Karena metode Cooperative Learning ini dapat mengembangkan
kecerdasan emosi anak maka diharapkan supaya guru lain mau mencoba model
pembelajaran ini.
Penulis: Umi Farida Puji
Astutik
Kode Jurnal: jppaudsddd130063