UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK n-HEKSAN BUAH LAKUM (Cayratia trifolia) DENGAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)
ABSTRAK: Antioksidan adalah
senyawa yang dapat meredam radikal bebas. Buah lakum (Cayratia trifolia) adalah
salah satu tumbuhan yang diduga dapat dimanfaatkan sebagai antioksidan.
Simplisia buah lakum dimaserasi
selama lima hari
dengan pelarut n-heksan,
maserat yang didapat
kemudian di evaporasi
dan ekstrak yang diperoleh
di uji skrining
fitokimia menggunakan uji
tabung. Dilakukan uji pendahuluan terhadap sampel
menggunakan Kromatografi Lapis
Tipis (KLT) dengan
fase gerak kloroform
dan metanol (3:1) dan fase diam silika gel 60 F254, selanjutnya
kromatogram disemprot menggunakan DPPH 0,2
%. Uji aktivitas
antioksidan dari ekstrak
n-heksan buah lakum
dilakukan dengan metode spektrofotometri visibel
menggunakan DPPH (2,2-difenil-1-pikrilhidrazil) konsentrasi
0,1 mM dengan alat spektrofotometer UV-Vis pada
panjang gelombang maksimal 516 nm. Hasil uji tabung memberikan hasil positif
mengandung triterpenoid. Hasil uji pendahuluan menunjukkan adanya bercak kuning
dengan latar belakang ungu pada plat KLT silika gel 60 F254 ketika disemprot
larutan DPPH 0,2 % dengan nilai Rf
sebesar 0,72. Hasil
uji aktivitas menghasilkan
nilai IC50 sampel
yaitu 3.158,928 μg/mL, sedangkan nilai IC50 vitamin C sebagai
kontrol positif yaitu 2,9712 μg/mL. Jadi
dapat disimpulkan bahwa aktivitas antioksidan
ekstrak n-heksan buah
lakum lebih rendah
dibandingkan dengan vitamin
C, namun masih berpotensi sebagai antioksidan.
Penulis: Muhammad Deky satria,
Rafika Sari, Sri Wahdaningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140133