AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK KLOROFORM BUAH LAKUM DENGAN METODE DPPH (2,2-DIFENIL-1-PIKRILHIDRAZIL)
ABSTRAK: Antioksidan merupakan
senyawa atau molekul
yang dapat mencegah
terjadinya proses oksidasi yang
disebabkan oleh radikal bebas. Buah lakum (Cayratia trifolia) merupakan salah
satu tanaman yang berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini dilakukan
untuk mengetahui aktivitas antioksidan
dari buah lakum
menggunakan metode DPPH
(2,2-difenil-1-pikrilhidrazil).
Simplisia buah lakum dimaserasi
dengan pelarut kloroform
dan ekstrak yang
dihasilkan diuji skrining fitokimia. Hasil dari skrining
fitokimia ekstrak menunjukkan hasil positif mengandung flavonoid, alkaloid,
steroid, tanin dan fenolik. Uji pendahuluan dilakukan secara KLT dengan metode
DPPH menggunakan fase diam silika gel 60 F254
dan fase gerak kloroform dan metanol (1:4). Hasilnya diperoleh 2 spot
berwarna kuning setelah disemprot pereaksi DPPH dengan nilai Rf sebesar 0,68 dan 0,76.
Uji aktivitas antioksidan
menggunakan spektrofotometri UV-Vis
menunjukkan bahwa ekstrak memiliki
aktivitas antioksidan yang
lemah dengan nilai
IC50 sebesar 651,643
μg/mL, sedangkan vitamin C sebagai kontrol positif memiliki aktivitas
antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 sebesar 2,971 μg/ml.
Penulis: Aji sulandi, Rafika
Sari, Sri Wahdaningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140132