Stabilitas pH Antosianin Terhadap Profil Fingerprint Umbi Ubi Jalar Ungu (Ipomoea BatatasL.)
Abstract: Umbi ubi jalar ungu
diketahui memiliki kandungan antosianin yang cukup tinggi, yakni sekitar
110-210 mg per 100 gram umbi. Kandungan antosianin tersebut menyebabkan umbi
ubi jalar ungu memiliki beberapa efek farmakologi seperti antioksidan,
antiinflamasi, dan hepatoprotektif. Antosianin merupakan senyawa flavonoid yang
tidak stabil. Stabilitas antosianin sangat dipengaruhi oleh pH larutannya.
Antosianin lebih stabil pada pH asam dari pada dalam suasana basa ataupun
netral. Stabilitas antosianin yang rendah ini dapat menyebabkan perbedaan pada
suatu ekstrak dan berujung pada perbedaan aktivitas yang dihasilkan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi stabil dilakukannya
kromatografi fingerprint pada ubi jalar ungu. Sampel serbuk umbi ubi jalar ungu
diekstraksi menggunakan larutan metanol yang memiliki pH bervariasi (1, 3, 5,
dan 7). Ekstrak dianalisis menggunakan metode KLT-Spektrofotodensitometri
dengan fase diam berupa silika gel 60 F 254 dan fase gerak n-butanol : asam
asetat glacial : air (4:1:2 v/v) dalam penelitian ini. Data yang didapatkan
kemudian diolah menggunakan analisis fungsi kosinus.
Hasil penelitian menunjukkan sampel yang diekstraksi dengan metanol pH 1
merupakan pH stabil dilakukannya analisis kromatografi fingerprint, karena
ekstrak pada pH 1 mempunyai warna antosianin yang stabil, yakni warna merah.
Pada fingerprint ekstrak pH 1 juga memiliki tambahan puncak pada Rf 0,23 yang
diduga merupakan antosianin dalam bentuk kation flavilium yang stabil di pH
sangat asam.
Penulis: Dewi, L. P. M. K.,
Sumawirawan, K. D., Jawi, I. M., Wirasuta, I. M. A. G., Sugosha, M. J., Guna,
I. M. A. W., Sukawati, C. B. A. C, Sari, P. M. N. A.
Kode Jurnal: jpfarmasidd140088