Polifenol Buah Tin (Ficus carica Linn) Menghambat Peningkatan Kadar MCP-1 pada Tikus dengan Diet Tinggi Lemak

ABSTRAK: Diantara  beberapa  jalur  patogenesa  terjadinya  aterosklerosis,  salah  satu  mekanismenya  disebabkan  karena  stres  oksidatif yang disebabkan ketidakseimbangan antara oksidan dan antioksidan. Buah tin (Ficus carica Linn) mengandung polifenol yang  berfungsi  sebagai  antioksidan.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  apakah  pemberian  polifenol  buah  tin dapat  mencegah  aterosklerosis  melalui penghambatan  peningkatan  kadar  MCP-1 serum.  Penelitian  menggunakan  desain Post test only,  dimana 25 ekor sampel tikus galur Wistar jantan dibagi dalam 5 kelompok dan diberi perlakuan selama 65 hari. Kelompok 1-5 merupakan secara berurutan merupakan kelompok kontrol negatif (diet normal), kontrol positif (diet tinggi lemak), dosis A (diet tinggi lemak+polif enol buah tin 4,5 mg/hari), dosis B (diet tinggi lemak + polifenol buah tin 9 mg/hari)  dan dosis  C (diet  tinggi  lemak  +  polifenol  buah tin  18  mg/hari).  Hasil penelitian  menunjukkan  bahwa  kadar  MCP-1serum  pada  kelompok  kontrol  positif  meningkat  sebesar  1,21%  dibanding  kelompok  kontrol  negatif.  Pemberian  polifenol buah tin  pada dosis 9 mg/hari  menurunkan  kadar  MCP-1 sebesar  0,88% dibanding dengan  kelompok yang  diberi diet tinggi  lemak  (p=0,000),    dan  pada  dosis  18  mg/hari  kadar  MCP-1  sudah  kembali  normal.  Dapat  disimpulkan  bahwa pemberian polifenol buah tin mampu menghambat peningkatan kadar MCP-1 serum tikus Wistar yang diberi diet tinggi lemak  secara  bermakna,  dengan  hasil  maksimal  pada  dosis  18  mg/hari.
Kata Kunci: Aterosklerosis, ficus carica, MCP-1 serum, polifenol
Penulis: Noorma Lukitasari, Retty Ratnawati, Diana L yrawati
Kode Jurnal: jpkedokterandd140089

Artikel Terkait :