POLA PERESEPAN DAN KERASIONALAN PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PASIEN DENGAN HIPERTENSI DI RAWAT JALAN PUSKESMAS SIMPUR PERIODE JANUARI-JUNI 2013 BANDAR LAMPUNG
ABSTRACT: Hipertensi masih menjadi
masalah karena prevalensi yang semakin meningkat, masih banyaknya pasien
hipertensi yang belum mendapat pengobatan, dan pengobatan yang tidak adekuat.
Hal ini menyebabkan angka morbiditas dan mortalitas akibat hipertensi semakin
meningkat. Salah satu cara mengatasi hipertensi yaitu dengan terapi
farmakologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola peresepan dan
kerasionalan penggunaan obat antihipertensi, mengingat penggunaannya cenderung
meningkat di masa mendatang. Penelitian ini mengambil data retrospektif dari
resep pasien rawat jalan di Puskesmas Simpur Bandar Lampung selama periode
Januari-Juni 2013. Kasus hipertensi selama periode penelitian sebanyak 1319.
Jumlah sampel sebanyak 96 resep yang diambil secara acak proporsi. Hasil yang
diperoleh yaitu pasien hipertensi sebanyak 67,7 % perempuan dan laki-laki
sebanyak 32,3%; sebanyak 2,1% usia 26-35 tahun, 17,7% usia 36-45 tahun, 39,6%
usia 46-55 tahun, 40,6% usia 56-65 tahun; terapi tunggal sebanyak 88,5% dan
lebih banyak dibandingkan terapi kombinasi 11,5%; obat antihipertensi yang
paling banyak digunakan adalah captopril 60,1%; resep antihipertensi sesuai
berdasarkan dosis sebanyak 97,92%; resep antihipertensi sesuai berdasarkan
frekuensi sebanyak 81,25 %; resep antihipertensi dilihat kerasionalannya
berdasarkan dosis dan frekuensi pemberian sebanyak 81,25%.
Penulis: Novita Sari Tarigan,
Asep Sukohar, Asnah Tarigan, Novita Carolia
Kode Jurnal: jpkedokterandd140324