EFEK PROTEKTIF EKSTRAK ETANOL DAUN BINAHONG (ANREDERA CORDIFOLIA (TENORE) STEENIS) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI HATI TIKUS PUTIH YANG DIINDUKSI OLEH ETANOL
ABSTRACT: Radikal bebas dapat
terjadi pada kejadian pembakaran seperti merokok, memasak, pembakaran bahan
bakar pada mesin dan kendaraan bermotor. Penelitian ini yang bertujuan untuk
mengetahui efek protektif ekstrak etanol daun binahong terhadap kerusakan hati
yang terjadi akibat radikal bebas. Penelitian ini merupakan studi eksperimental
dengan menggunakan subjek penelitian 25 ekor tikus jantan galur Sprague dawley
dengan 5 ulangan tiap kelompok. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok yaitu : K1
(Kontrol normal), K2 (diberi etalnol 10ml/kgBB/hari), K3 (diberi ekstrak etanol
daun binahong 50mg/kgBB/hari dan etanol 10ml/kgBB/hari), K4 (diberi ekstrak
etanol daun binahong 100mg/kgBB/hari dan etanol 10ml/kgBB/hari) dan K5 (diberi
ekstrak etanol daun binahong 200mg/kgBB/hari dan etanol 10ml/kgBB/hari). Hasil
analisis penelitian didapatkan skor rata-rata gambaran kerusakan pada kelompok
perlakuan : K1 : 0,12 ± 0,11 ; K2 : 1,76 ± 1,77 ; K3 : 1,36 ± 0,17 ; K4 : 1,2 ±
0,2 ; K5 : 0,28 ± 0,11. Hasil uji Mann-Whitney antara semua kelompok perlakuan
dan kelompok kontrol positif didapatka p<0,05. Namun antara kelompok K3 dan
K4 serta K1 dan K2 didapatkan p>0,05. Jadi dapat disimpulkan bahwa ekstrak
daun binahong memiliki efek protektif pada dosis 50 mg/kgBB, 100 mg/kgBB dan
200 mg/kgBB.
Penulis: Muhamad Dwi Nugroho,
Hendri Busman, Dewi Nur Fiana
Kode Jurnal: jpkedokterandd140323