KESESUAIAN PENATALAKSANAAN PENYAKIT DIARE PADA BALITA DENGAN PEDOMAN PENATALAKSANAAN DIARE PADA BALITA MENURUT KEMENKES RI DI PUSKESMAS KOTA KARANG KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2013
ABSTRACT: Penyakit diare masih
merupakan masalah kesehatan masyarakat di negara berkembang seperti di
Indonesia. Penatalaksanaan diare di tingkat puskesmas masih rendah. Oralit
belum seluruhnya diberikan pada penderita diare. Penggunaan antibotik masih
berlebihan. Anti diare walaupun tidak direkomendasikan masih sering diberikan
pada penderita diare pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat
kesesuaian panatalaksanaan diare pada balita yang ditinjau dari dosis. lama
pemberian, dan kesesuaian pemberian dari Oralit, Zinc dan Antibiotik.
Penelitian ini dilakukan pada bulan November 2013.di Puskesmas Kota Karang Kota
Bandar Lampung Penelitian ini menggunakan metode deskripitif dengan pendekatan
retrospektif. Sampel diambil dari data sekunder rekam medik pasien diare
sebanya 153 lembar. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 153 lembar persepan
yang ada Panatalaksanaan secara umum yang
sesuai dilihat berdasarkan dosis, lama pemberian dan keseuaian pemberian
adalah sebanyak 28,8% .Kesesuaian dosis Oralit sebesar 64,7%.Kesesuaian dosis
Zinc sebesar 88,9%. Kesesuaian lama pemberian Oralit sebesar 100%. Kesesuaian
lama pemberian Zinc sebesar 93,5% Kesesuaian pemberian antibiotik sebesar
47,7%.
PENULIS: Merry Dame Cristy.P,
Asnah Tarigan, Tri Umiana Soleha
Kode Jurnal: jpkedokterandd140322