EFFECT OF ORAL ROUTE RHIZOME TEMULAWAK (CURCUMA XANTHORRIZA ROXB.) ON LIVER DAMAGE OF WHITE MALE RATS (RATTUS NORVEGICUS) SPRAGUE DAWLEY STRAIN INDUCED BY ASPIRIN

Abstrak: Aspirin adalah golongan obat antiinflamasi non steroid (OAINS) yang sangat luas digunakan dan  dilaporkan  sering  terjadi toksisitas  akibat  pemakaiannya. Temulawak  (Curcuma xanthorriza  Roxb.) adalah  tanaman  herbal  yang  banyak  digunakan  dan  diketahui sebagai  agen  hepatoprotektif. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  pemberian  dekok rimpang  temulawak (Curcuma  xanthorriza  Roxb.) terhadap  kerusakan  hepar  tikus galur Sprague dawley  yang  diinduksi  aspirin.  Penelitian  ini  merupakan  penelitian  eksperimental laboratorik  dengan  rancangan post  test  only  control  group. Subjek  penelitian menggunakan 25  ekor  tikus  putih Sprague  dawley jantan  dewasa  dibagi  menjadi  5  kelompok  yaitu K1: diberi akuades; K2: aspirin dengan dosis 90 mg; K3: aspirin 90 mg dan dekok temulawak 1,3 g/kgBB; K4: aspirin 90 mg dan dekok temulawak dengan 2,6 g/kgBB; K5:aspirin 90 mg dan dekok  temulawak  5,2 g/kgBB.  Hasil uji  ANOVA diperoleh  nilai  p=0,000  (p<0,05)  yang berarti  paling  tidak  terdapat  perbedaan  jumlah  pembengkakan  sel  hepatosit  yang  bermakna antar  kelompok dan  pada uji Post  Hoc LSD didapatkan  hasil  K1-K2  (p=0,000),  K1-K3 (p=0,000),  K2-K4  (p=0,000),  K2-K5  (p=0,000),  K3-K4  (p=0,000),  dan  K3-K5 (p=0,000) yang  menunjukkan  perbedaan  bermakna. Kesimpulannya  adalah  terdapat  efek hepatoprotektif  pada pemberian  dekok  rimpang  temulawak  terhadap  kerusakan  hepar  tikus galur Sprague dawley yang diinduksi aspirin.
Kata kunci: Aspirin, dekok rimpang temulawak, kerusakan hepar
Penulis: Ria Renta Uli Sirait, Indri Windarti, Dewi Nur Fiana
Kode Jurnal: jpkedokterandd140325

Artikel Terkait :