Perbedaan Tingkat Kecemasan dan Depresi Siswa Kelas Akselerasi dan Kelas Reguler SMP Negeri 2 Semarang
Abstract: Kecemasan dan
Depresi merupakan salah satu gangguan yang sering timbul dan memberikan dampak
luar biasa khususnya bagi pelajar Indonesia. Dengan adanya tuntutan pencapaian
nilai yang hampir setiap tahun ditingkatkan oleh pemerintah tanpa disertai
dukungan infrastruktur dan tenaga pengajar yang memadai, menjadikan gangguan
yang muncul akan lebih tampak dan mengakibatkan daya serap dan konsentrasi
siswa menjadi kurang optimal. Hal ini akan menjadi lebih berat dengan adanya
pola kelas akselerasi, dimana pola pembelajaran kelas ini akan menimbulkan
suasana yang jauh kompetitif dan memiliki porsi belajar lebih besar daripada
kelas reguler, terlebih sekolah yang menyelenggarakan tidak memiliki wadah
dalam pengelolaan kesehatan jiwa yang memadai, dalam hal ini peran guru BK / BP
yang aktif dan berkelanjutan.Tujuan : Menguji perbedaan tingkat kecemasan dan
depresi antara siswa kelas akselerasi dan kelas reguler di SMP Negeri 2
Semarang.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan
pendekatan secara cross sectional. Dalam penelitian cross sectional digunakan
pendekatan transversal, dimana observasi terhadap variabel bebas (faktor
resiko) dan variabel terikat (efek) dilakukan hanya sekali pada saat yang sama.
Analisis data menggunakan uji t-independent dengan hasil bermakna apabila
p<0,05.Hasil : Berdasarkan analisis data yang telah dilakukan menunjukkan
bahwa terdapat perbedaan yang signifikan tingkat kecemasan (p=0,000) dan
tingkat depresi (p=0,000) antara siswa kelas akselerasi dan kelas reguler di
SMP Negeri 2 Semarang.
Penulis: Samtim Adhi, Suprihhartini, Rahmi Handayani
Kode Jurnal: jpkedokterandd120180