Gambaran Klinis Tuberkulosis Paru di RSUP Dr. Kariadi Semarang Periode Januari – Juni 2011
Abstract: Tuberkulosis Paru
(TB Paru) adalah suatu infeksi kronik jaringan paru terutama menyerang parenkim
paru dan penyebabnya adalah Mycobacterium Tuberculosae. TB Paru merupakan suatu
penyakit infeksi kronik yang telah lama dikenal oleh manusia. Penyakit
kebanyakan menyebar melalui droplet orang yang terinfeksi basil Tuberkulosis.
Seiring dengan Penyakit Malaria dan HIV/AIDS,
TB Paru menjadi salah satu penyakit yang pengendaliannya menjadi komitmen
global dalam program MDGs (Millenium Development Goals).Tujuan : penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui gambaran klinis TB Paru di RSUP Dr. Kariadi Semarang
periode Januari-Juni 2011Metode : Penelitian ini berupa penelitian
observasional berbentuk retrospektif disajikan dalam bentuk deskriptif. Sampel
menggunakan penderita TB Paru di RSUP Dr. Kariadi Semarang periode Januari –
Juni 2011. Data berupa data sekunder dari catatan medik pasien di bagian rawat
jalan, kemudian dilakukan editing, koding dan tabulating.Hasil : didapatkan 140
penderita TB Paru yang diambil berdasarkan kriteria inklusi. Penderita
perempuan lebih banyak dari penderita laki-laki. Penderita perempuan sebanyak
77 orang. Umur penderita terbanyak yaitu 21 – 35 tahun. Hasil anamnesis semua
penderita didapatkan batuk dua minggu atau lebih dan demam sub febris,
terbanyak selanjutnya yaitu nyeri dada, batuk dara dan malaise. Pemeriksaan
fisik ditemukan tekanan darah normal sebanyak 118 penderita, nadi normal
(30-40mmHg) 115 penderita, suhu tubuh 37,5 °C 133 penderita, RR >21X/menit
sebanyak 90 penderita, BMI <17 sebanyak 117 penderita, pemeriksaan sputum
BTA S-P-S + + + sebanyak 95 penderita, hasil pemeriksaan radiologi terbanyak
yaitu bercak seperti awan berbatas tidak tegas sebanyak 72 penderita,
komplikasi terbanyak pleuritis 23 penderita dan 72 penderita tidak memiliki
komplikasi penyakit, penyakit penyerta terbanyak vertigo sebanyak 20 penderita
dan 52 penderita tidak memiliki penyakit penyerta, diagnosis akhir BTA +
sebanyak 95 penderita.
Penulis: Rosy Mutiara Tsani,
Kasno
Kode Jurnal: jpkedokterandd120179