PERBANDINGAN SIKAP MENGGUNAKAN KOMPUTER ANTARA DOSEN DAN ANGGOTA E-LEARNING COMMUNITY
ABSTRAK: Latar Belakang:
E-learning community (eLC) Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Indonesia
Atma Jaya beranggota 12 mahasiswa untuk melayani dosen dengan pelatihan
e-learning secara perorangan atau kelompok kecil. Tujuan penelitian ini
mengetahui perbandingan antara perkembangan sikap dosen yang dilayani oleh eLC dan
anggota eLC terhadap penggunaan komputer.
Metode: Desain penelitian berupa eksperimentasi kuantitatif dan
kualitatif. Subyek adalah 12 mahasiswa eLC dan 32 dosen penerima layanan. Data
kuantitatif berasal dari kuesioner Computer Anxiety Rating Scale (CARS) dan
Computer Self-Efficacy (CSE), data kualitatif dari focus group discussion (FGD)
dan in-depth interview . CARS dan CSE diambil empat kali: (1) sebelum eLC
berkarya, (2) tepat setelah bantuan pertama, (3) setelah bantuan lanjutan, dan
(4) tepat satu bulan setelah bantuan terakhir eLC. Analisis data menggunakan
uji Friedman dan Mann-Whitney, serta analisis konten untuk data kualitatif.
Hasil: Terjadi penurunan bermakna dari skor CARS 1 ke skor CARS 4 untuk
anggota eLC (p=0,045). Hasil CSE anggota eLC tidak menunjukkan perbedaan
signifikan. Untuk dosen, perbedaan bermakna terjadi antara CARS 3 dan CARS 4
(p=0,014). CSE dosen tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Perbandingan CARS
dan CSE antara dosen dan mahasiswa menunjukkan tiadanya perbedaan signifikan.
Analisis data kualitatif menunjukkan aspek komunikasi, interaksi, pentingnya
bantuan eLC, serta masukan bermanfaat bagi kedua pihak terkait elearning.
Pendapat subyek terbagi dua, yang merasakan perubahan persepsi lebih baik
setelah pengalaman belajar dari eLC dan yang tidak merasakan adanya perubahan
persepsi.
Kesimpulan: eLC dianggap penting bagi dosen. Anggota eLC merasakan
manfaat berkomunikasi dengan dosen. Tingkat kekawatiran dosen terhadap
penggunaan komputer rendah, sedangkan kesadaran penggunaan teknologi komputer
para dosen sudah cukup baik. Hal ini merupakan peluang bagi institusi untuk
menerapkan e-learning secara lebih serius.
Penulis: Fidelis Jacklyn
Adella, Elisabeth Rukmini
Kode Jurnal: jpkedokterandd140010