EFEKTIVITAS METODE KOLABORATIF DAN KOOPERATIF DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN BERBASIS KOMUNITAS

ABSTRAK: Latar Belakang: Saat ini, proses pembelajaran lebih ditekankan pada proses belajar aktif dan mandiri ( student centered learning ). Salah satu metode pembelajaran model ini adalah dengan metode kolaboratif dan kooperatif (collaborative and cooperative learning ). Metode kolaboratif dan kooperatif lazim digunakan pada pendidikan formal, namun masih jarang digunakan untuk pelatihan atau pendidikan kesehatan berbasis komunitas.
Tujuan: Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode kolaboratif dan kooperatif pada pelatihan kader lansia tentang stroke di Kabupaten Malang.
Metode: Penulisan ini menggunakan quasi experimental non-randomized control group pretest-postest design. Responden penulisan adalah 111 orang kader lansia di Kecamatan Kepanjen dan 72 orang dari Kecamatan Singosari.
Hasil dan Pembahasan: Data menunjukkan terjadi peningkatan pengetahuan antara kedua kelompok kader mulai dari pelatihan pertama, 30 dan 90 hari setelah pelatihan (p<0,001). Karakter kader yang meliputi usia, tingkat pendidikan, pekerjaan, lama menjadi kader, dan pelatihan yang pernah diikuti, tidak berhubungan dengan peningkatan pengetahuan (p>0,5).
Kesimpulan: Metode kolaboratif dan kooperatif efektif dalam meningkatkan pengetahuan, dan mempertahankan ingatan tentang pengetahuan tersebut lebih lama dibandingkan dengan metode konvensional.
Kata Kunci: stroke, peningkatan pengetahuan, retensi memori, metode belajar kolaboratif dan kooperatif, kader
Penulis: Tita Hariyanti, Harsono, Yayi S. Prabandari
Kode Jurnal: jpkedokterandd140009

Artikel Terkait :