PENGARUH SUPLEMENTASI MINYAK IKAN DAN L-KARNITIN DALAM PAKAN JAGUNG KUNING TERFERMENTASI TERHADAP KECERNAAN PAKAN DAN PERFORMA PUYUH (Coturnix coturnix japonica)
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh
suplementasi minyak ikan dan L-karnitin dalam
pakan jagung kuning terfermentasi terhadap kecernaan pakan dan performa
produksi puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian ini menggunakan 160
ekor puyuh yang berumur 70 hari yang dibagi ke dalam lima macam perlakuan dan
empat ulangan. Setiap ulangan terdiri dari delapan ekor puyuh betina. Rerata
bobot badan awal puyuh adalah 156,60±9,61 g dengan Coefficient of Variation
(CV) 6,14%. Pengukuran kecernaan in vivo
dilakukan pada minggu terakhir penelitian dengan metode total koleksi. Puyuh
diambil secara acak sebanyak dua ekor dari setiap satuan percobaan kemudian ditempatkan
dalam kandang individu, sehingga secara keseluruhan digunakan 40 ekor puyuh
berumur 133 hari untuk pengukuran kecernaan. Desain penelitian yang digunakan
adalah Rancangan Acak Lengkap dengan lima perlakuan yaitu P0= pakan basal
(bekatul, konsentrat, jagung kuning), P1= Bekatul, konsentrat dan jagung kuning
terfermentasi, P2= pakan P1+ L-karnitin 10 ppm, P3= pakan P2+minyak ikan tuna
4%, dan P4= pakan P2+ minyak ikan lemuru 4%. Peubah yang diamati yaitu
kecernaan bahan kering (KcBK), kecernaan bahan organik (KcBO), kecernaan lemak
kasar (KcLK), konsumsi pakan, Hen Day Production
(HDP), berat telur, dan konversi pakan. Hasil analisis variansi menunjukkan
bahwa substitusi jagung kuning dengan jagung kuning terfermentasi meningkatkan
KcBK, KcBO, KcLK, konsumsi pakan dan berat telur. Suplementasi L-karnitin ke dalam pakan jagung kuning
terfermentasi mampu meningkatkan HDP, sedangkan suplementasi minyak ikan mampu
menurunkan nilai konversi pakan. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian
ini adalah bahwa suplementasi L-karnitin 10 ppm ke dalam pakan mampu
memperbaiki HDP. Substitusi jagung kuning dengan jagung kuning fermentasi dapat
meningkatkan KcBK, KcBO, KcLK, dan berat telur. Suplementasi minyak ikan tuna
4% ke dalam pakan mampu meningkatkan berat telur. Kemudian suplementasi minyak
ikan tuna dan minyak ikan lemuru pada pakan jagung kuning tanpa fermentasi
mampu memperbaiki nilai konversi pakan puyuh fase produksi.
Penulis: Sinelsa Wulandari
Sany, Setiana Rohmi Heswantari, Sudibya, Sutrisno Hadi Purnomo, dan Aqni Hanifa
Kode Jurnal: jppeternakandd150032