PENGARUH PEMBERIAN JAGUNG KUNING FERMENTASI DENGAN SUPLEMENTASI POLYUNSATURATED FATTY ACID (PUFA) DAN L-KARNITIN TERHADAP DAYA TETAS TELUR PUYUH

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh pemberian jagung kuning fermentasi dengan suplementasi minyak ikan (tuna dan lemuru) sebagai sumber  polyunsaturated fatty acid, dan  L-karnitin terhadap daya tetas telur burung puyuh (Coturnix coturnix japonica). Penelitian menggunakan 160 ekor puyuh betina dan 40 ekor puyuh jantan berumur 70 hari. Desain penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan lima perlakuan dan empat ulangan, setiap ulangan berisi delapan ekor puyuh betina dan dua ekor puyuh jantan. Perlakuan yang diuji yaitu P0= ransum basal, P1= ransum P0 dengan substitusi 100% jagung kuning terfermentasi, P2= ransum P1+  L-karnitin 10 ppm, P3= ransum P3+ minyak ikan tuna 4%, dan P4= ransum P2+ minyak ikan lemuru 4%. Ransum menggunakan jagung kuning fermentasi baik tanpa maupun dengan suplementasi sumber  polyunsaturated fatty acid dan  L-karnitin tidak berpengaruh terhadap fertilitas, daya tetas, dan kualitas tetas, namun berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap bobot tetas. Perlakuan yang memberikan hasil paling baik ialah P1 karena terdapat jagung kuning fermentasi yang meningkatkan bobot tetas. Kesimpulan penelitian yaitu pemberian jagung kuning fermentasi tanpa maupun dengan suplementasi minyak ikan sebagai sumber polyunsaturated fatty acid dan L-karnitin, belum mampu meningkatkan fertilitas, daya tetas, dan kualitas tetas telur burung puyuh, namun dapat meningkatkan bobot tetas day old quail (DOQ).   
Kata kunci: Daya tetas, Jagung kuning terfermentasi, L-karnitin,  Puyuh, Polyunsaturated fatty acid
Penulis: Ayu Siswoyo Putri, Sudibya, dan Ratih Dewanti
Kode Jurnal: jppeternakandd150033

Artikel Terkait :