PENGARUH SENAM LANSIA TERHADAP STABILITAS TEKANAN DARAH PADA KELOMPOK LANSIA GMIM ANUGERAH DI DESA TUMARATAS 2 KEC. LANGOWAN BARAT KAB. MINAHASA
Abstrak: Latar belakang
penelitian ini lanjut usia merupakan suatu proses yang alami dari tumbuh
kembang. Lansia sering mengalami peningkatan tekanan darah. Senam lansia yang
dilakukan secara teratur dapat memperlancar peredaran darah sehingga tekanan
darah yang tinggi dapat kembali ke dalam batas normal. Tujuan penelitian untuk
mengetahui tekanan darah sebelum dan sesudah senam lansia serta pengaruh senam
lansia terhadap stabilitas tekanan darah. Desain penelitian pre eksperimental
dengan rancangan one group pretest and post test design, dan data yang
dikumpulkan dari responden menggunakan lembar observasi. Sampel berjumlah 49
sampel, menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menggunakan uji
t berpasangan, perbedaan tekanan darah sistolik sebelum dan sesudah senam
lansia, pertemuan I nilai P(0.083) > α(0,05) II P(0.044) < α(0,05) III
P(0.322) > α (0,05). Perbedaan tekanan darah diastolik sebelum dan sesudah
senam lansia, pertemuan I didapat nilai P(0.000) < α(0,05) II P(0.001) <
α(0,05) III P(0.013) < α(0,05). Kesimpulan tidak terdapat pengaruh senam
lansia terhadap tekanan darah sistolik dan terdapat pengaruh senam lansia
terhadap tekanan darah diastolik pada kelompok lansia GMIM Anugerah di Desa
Tumaratas 2 Kecamatan Langowan Barat Kabupaten. Saran bagi masyarakat terlebih
khusus para lanjut usia secara individu dapat terus melakukan senam lansia
secara teratur.
Penulis: Mariana Christiani
Sunkudon, Henry Palandeng, Vandri Kallo
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150049