HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DAN SIKAP DENGAN PELAKSANAAN PROSEDUR TETAP PERAWATA LUKA DI RUANG PERAWATAN BEDAH BADAN RUMAH SAKIT DAERAH KABUPATEN BANGGAI
Abstrak: Profesi keperawatan
dituntut untuk memiliki kemampuan intelektual, interpersonal kemampuan teknis,
dan moral. Langkah awal yang perlu ditempuh oleh Perawat Profesional adalah
mengembangkan Pendidikan Tinggi Keperawatan dan memberikan kesempatan kepada
para perawat untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi sehingga diharapkan
pada akhir 2002 semua pendidikan perawat yang ada dirumah sakit sudah memenuhi
kriteria minimal sebagai perawat lulusan DIII keperawatan dan pada tahun 2015
sudah lebih dari 80% perawat berpendidikan Ners. Tujuan untuk mengetahui
hubungan tingkat pendidikan dan sikap dengan pelaksanaan prosedur tetap
perawatan luka di ruang Perawatan Bedah Badan Rumah Sakit Daerah Kabupaten
Banggai. Metode Analitik. Pemilihan sampel, pengambilan sampel pada penelitian
ini hanya pada ruangan perawatan bedah dengan menggunakan metode purposive
sampling dan objek yang diteliti memenuhi kriteria inklusi jumlah n bedah = 32.
Hasil penelitian menunjukkan, tingkat pendidikan tinggi yang melakukan protap
perawatan luka dengan baik sejumlah 19 responden (90,5%) dan yang tidak baik
sejumlah 2 responden (9,5%). Sikap yang dikategorikan baik dan dalam melakukan
protap perawatan luka di kategorikan baik sejumlah 13 responden (92,9%) dan
yang tidak baik sejumlah 1 responden (7,1%). Kesimpulan dalam penelitian ini
adalah ada hubungan antara tingkat pendidikan dan sikap dengan pelaksanaan
prosedur tetap perawatan luka di Ruang Perawatan Bedah Badan Rumah Sakit Daerah
Kabupaten Banggai yang di tunjukkan dengan nilai inklusi tingkat pendidikan
0,003 dan sikap 0,044. Saran bagi Institusi Kesehatan agar hasil penelitian ini
dapat digunakan sebagai salah satu masukan untuk pengembangan pelayanan yang
prima, bagi Institusi Pendidikan diharapkan dapat memberikan informasi ilmiah
yang bermanfaat dalam pengembangan pembelajaran yang berhubungan dengan
pelaksanaan protap perawatan luka, bagi Bidang Keperawatan diharapkan agar
dapat menambah pengetahan dan meningkatkan kemampuan perawat dalam melakukan
tindakan protap perawatan luka, bagi peneliti diharapkan dapat meningkatkan
peneliti dalam bidang riset dan penelitian serta menambah wawasan peneliti
dalam bidang Ilmu Keperawatan, bagi peneliti selanjutnya agar hasil penelitian
ini dapat memberikan informasi dan sebagai bahan referensi bagi peneliti
berikutnya.
Penulis: Leiksen Noch, Sefty
S. Rompas, Vandri Kallo
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150050