PERBEDAAN KUALITAS PELAYANAN KEPERAWATAN TERHADAP PASIEN PENERIMA BANTUAN IURAN DAN PASIEN BUKAN PENERIMA BANTUAN IURAN
Abstrak: Latar belakang Kualitas
pelayanan keperawatan sebagai indikator keberhasilan pelayanan perawat di rumah
sakit. pasien sebagai pengguna jasa pelayanan keperawatan menuntut pelayanan
keperawatan yang sesuai haknya dalam hal ini pasien penerima bantuan iuran
yaitu tergolong fakir miskin serta kurang mampu yang dibayar langsung oleh
Pemerintah dan pasien bukan penerima bantuan iuran yaitu tidak tergolong fakir
miskin yang dibayar oleh pemberi kerja, pekerja dan peserta yang bersangkutan.
Tujuan untuk melihat perbedaan kualitas pelayanan keperawatan terhadap pasien
penerima bantuan iuran dan pasien bukan penerima bantuan iuran dan guna
memperoleh gambaran kualitas pelayanan keperawatan terhadap pasien penerima
bantuan iuran dan pasien bukan penerima bantuan iuran. Desain penelitian yang
digunakan yaitu penelitian deskriptif komparatif. Responden berjumlah 80 orang.
Diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan kuesioner
tentang kualitas pelayanan keperawatan yang meliputi tangible, reliability,
responsiveness, assurance, empaty. Kemudian dianalisis menggunakan program SPSS
menggunakan uji chi square pada tingkat kemaknaan 95% (α = 0,05). Hasil pasien
penerima bantuan iuran dan pasien bukan penerima bantuan iuran mengatakan sudah
baik, dengan α = 0,141. Kesimpulan tidak ada perbedaan kualitas pelayanan
keperawatan terhadap pasien penerima bantuan iuran dan pasien bukan penerima
bantuan iuran.
Penulis: Prisilia Rattu,
Herman Warouw, Rivelino Spener Hamel
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150051