PENGARUH PEMBERIAN POSISI SEMI FOWLER TERHADAP KESTABILAN POLA NAPAS PADA PASIEN TB PARU DI IRINA C5 RSUP PROF DR. R. D. KANDOU MANADO
Abstrak: Pemberian posisi semi
fowler pada pasien TB paru telah dilakukan sebagai salah satu cara untuk
membantu mengurangi sesak napas. Posisi yang tepat bagi pasien dengan penyakit
kardiopulmonari adalah diberikan posisi semi fowler dengan derajat kemiringan
30 - 45°. Tujuan untuk diketahui pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap
kestabilan pola napas pada pasien TB paru. Metode kuantitatif dengan jenis
penelitian praeksperimental desain satu kelompok pre-post test, tekhnik total
sampling. Sampel 40 responden. Pengumpulan data dengan menggunakan lembar
observasi dan SOP pemberian posisi semi fowler. Data diolah dengan program
komputer uji Wilcoxon Signed Ranks Test tingkat kemaknaan 95% (α 0,05). Hasil
penelitian frekuensi pernapasan sebelum diberikan posisi semi fowler termasuk
frekuensi sesak napas sedang sampai berat dan frekuensi pernapasan setelah
diberikan posisi semi fowler termasuk frekuensi pernapasan normal. Simpulan
Terdapat pengaruh pemberian posisi semi fowler terhadap kestabilan pola napas
pada pasien TB paru dengan nilai p value = 0,000. Rekomendasi Mewujudkan
evidence based practice terutama dalam hal pengelolaan pasien TB paru yang
mengalami sesak napas untuk meningkatkan kualitas pernapasannya dengan terapi
nonfarmakologi.
Penulis: Aneci
Boki Majampoh, Rolly Rondonuwu, Franly Onibala
Kode Jurnal: jpkeperawatandd150048