Pengaruh Probiotik Dan Trichorderma Terhadap Hara Pupuk Kandang Yang Berasal Dari Feses Sapi Dan Kambing
Abstrak: Penelitian ini
bertujuan untuk mendapatkan protokol terbaik dalam menghasilkan pupuk kandang
dengan unsur hara yang baik untuk tanaman yang berasal dari feces sapi dan
kambing yang dikombinasikan dengan
pemberian probiotik dan
Trichoderma. Penelitian menggunakan rancangan acak
lengkap pola faktorial
dengan 3 x
3 x 4,
dimana faktor A
kotoran ternak dan faktor
B adalah probiotik
dan Trichoderma. Factor
A ada tiga
perlakuan yaitu A1=
100% feces kambing, A2
= 100% feces
sapi dan A3
= 50% feces sapi dan
50% feces kambing.
Faktor B adalah B1= Pemberian 5% probiotik, B2 = 5% pemberian
Trichoderma dan B3 = 2.5% probiotik + 2.5% tricoderma.
Masing-masing perlakuan mempunyai
ulangan 4 kali.
Peubah yang diamati dalam penelitian ini adalah pH
dan unsur hara pupuk yaitu N, P, K, C/N
rasio. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
pupuk kandang yang
berasal dari perlakuan
feces kambing mempunyai kandungan hara
yang lebih tinggi
dibandingkan dengan kompos
yang berasal dari
feces sapi. Sementara starter
yang baik adalah
campuran Trichoderma dan
probiotik sebagai aktivator dalam proses
pembuatan pupuk kandang.
Rataan P pupuk
kandang adalah 0.68,
kisaran antara 0.39 –
0.96. Rataan kalium
adalah 1.97%, kisaran
antara 0.60 –
1.78%. Rataan C
pupuk kandang adalah 19.51,
dengan kisaran antara
13.53 – 27.07.
Rataan nitrogen pupuk
kandang adalah 1.67 dengan
kisaran antara 1.23 - 1.86. Rataan C/N
rasio pupuk kandang sebesar 11.89, dengan
kisaran antara 8.54
– 18.22. Kesimpulan
penelitian adalah komposisi
kimia kompos terbaik adalah
kompos yang berasal
dari feses kambing
dengan campuran Trichoderma
dan Probiotik sebagai aktivator.
Penulis: Suhesy, S. dan
Adriani
Kode Jurnal: jppeternakandd140215