PENGARUH PERENDAMAN KULIT DALAM LARUTAN ASAM ASETAT TERHADAP SIFAT-SIFAT GELATIN BERBAHAN BAKU KULIT KAMBING BLIGON
ABSTRAK: Kambing Bligon
merupakan jenis kambing hasil persilangan antara kambing Kacang dengan Ettawah. Kulit kambing Bligon kaya akan senyawa
protein khususnya kolagen yang berpotensi untuk
diproses menjadi gelatin.
Proses perendaman diperlukan
untuk memperbaiki sifat-sifat gelatin baik kuantitatif maupun
kualitatif. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi waktu proses dan
level terbaik penggunaan asam asetat sebagai bahan curing kulit kambing
Blingon. Materi utama berupa kulit
kambing Bligon jantan umur ±1,5-2,5 tahun,
asam asetat (CH3COOH 0,5M). Desain
penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) Pola Faktorial 2x3 dengan 3
kali ulangan. Faktor I adalah dua waktu proses (48 dan 96 jam), faktor II
adalah tiga level konsentrasi (3%, 6% dan 9% (v/v)). Data dianalisis secara
sidik ragam. Parameter yang diamati meliputi rendemen, kekuatan gel dan
viskositas gelatin. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa perbedaan waktu proses curing sampai pada taraf 96 jam dengan
level konsentrasi sampai pada taraf 9% berpengaruh sangat nyata (P<0,01)
terhadap nilai kekuatan gel gelatin yang menggunakan bahan baku kulit
kambing Bligon, namun
tidak berpengaruh nyata
terhadap nilai rendemen
maupun viskositas. Kombinasi
waktu proses 96 jam dengan level konsentrasi 3% (T2K1) memberikan hasil terbaik
dibanding lainnya.
Penulis: Muhammad Irfan Said,
Suharjono Triatmojo, Yuny Erwanto, Achmad Fudholi
Kode Jurnal: jppeternakandd140191