PENGARUH PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAWANG MEKAH (Eleutherine Americana Merr.) TERHADAP KADAR MALONDIALDEHYDE TIKUS WISTAR (Rattus norvegicus) JANTAN PASCA PAPARAN ASAP ROKOK
Abstrak: Malondialdehyde (MDA)
merupakan biomarker terjadinya
peroksidasi lipid yang mempunyai
hubungan terhadap tingkat
stres oksidatif. Tujuan
dari penelitian ini untuk
mengetahui pengaruh ekstrak
etanol daun E.americana
terhadap MDA plasma darah tikus Wistar jantan yang dipapar
asap rokok menggunakan uji asam tiobarbiturat. Simplisia diekstraksi dengan
cara maserasi menggunakan etanol 70%.
Dua puluh empat ekor tikus dibagi ke dalam enam kelompok yaitu satu
kelompok normal, satu kelompok kontrol
yang terpapar asap
rokok (negatif), satu
kelompok kontrol positif
dan tiga kelompok perlakuan.
Kelompok normal diberi
karboksil metil selulosa
dan kelompok lainnya dipapar asap
rokok selama 14 hari. Kelompok kontrol positif menerima vitamin E (18mg/kg BB),
dan kelompok lain
menerima ekstrak etanol
daun E.americana dengan dosis 180; 90; 45mg/kg BB. Kadar MDA dianalisis menggunakan
spektrofotometer UV Visible pada panjang
gelombang 532,2 nm. Analisis statistik
kadar MDA menggunakan uji
Kruskal-Wallis dan dilanjutkan
dengan uji Mann-Whitney.
Nilai mean kadar
MDA dari kelompok normal,
kelompok kontrol negatif,
kelompok kontrol positif
dan kelompok yang menerima
ekstrak etanol daun
E.americana dengan dosis
180; 90;45mg/kg BB
secara berurut-turut yaitu
0,11±0,09; 13,74±2,84; 0,06±0,03;
10,88±2,19; 0,13±0,03;
0,03±0,02 ppm. Nilai
mean kadar MDA
dari kelompok yang
menerima ekstrak etanol daun E.americana dosis 180; 90mg/kg BB secara
signifikan (p<0,05) lebih rendah
dibandingkan kelompok kontrol
negatif. Hasil yang
diperoleh memperlihatkan keuntungan
efek dari ekstrak etanol daun E.americana penurunan kadar MDA tikus yang dipapar
asap rokok.
Penulis: Melda Mery Andiriyani,
Eka Kartika Untari, Sri Wahdaningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140031