UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK ETANOL DAUN BAWANG MEKAH (Eleutherine americana Merr.) TERHADAP GAMBARAN HISTOPATOLOGI PARU TIKUS (Rattus norvegicus) WISTAR JANTAN PASCA PAPARAN ASAP ROKOK
ABSTRAK: Paparan asap rokok
merupakan salah satu
radikal bebas eksogen. Paparan
asap rokok dikaitkan pada
peradangan paru, stres
oksidatif dan peroksidasi
lipid. Senyawa yang dapat
menghambat reaksi oksidasi dengan mengikat radikal bebas dikenal sebagai antioksidan. Daun
bawang mekah (Eleutherine
americana Merr.) memilki
aktivitas antioksidan dalam studi invitro. Tujuan dari penelitian ini
adalah untuk mengetahui daun E.americana
sebagai antioksidan alami
yang dapat mengurangi
tingkat kerusakan paru akibat
paparan asap rokok di tikus
wistar jantan dan dosis
efektif daun bawang
mekah yang dapat menurunkan
tingkat kerusakan paru
akibat asap rokok.
Daun dari tanaman E.americana diekstraksi
dengan metode maserasi
selama 6 hari
menggunakan pelarut etanol
70%. Tikus dibagi menjadi enam kelompok
masing-masing empat ekor: terpapar udara
bebas (Kelompok A), terpapar asap rokok (Kelompok B), terpapar asap rokok dan diberi
ekstrak etanol daun E.americana pada dosis 45mg/kg bb, 90 mg/kg bb, 180mg/kg bb (Kelompok
C,D,E) terpapar asap
rokok dan diberi
vitamin E dosis
18mg/kg bb(Kelompok F). Semua
tikus diperlakukan selama
14 hari dengan
menggunakan 3
batang rokok non
filter setiap hari dengan
menggunakan smoking chamber.
Setelah 14 hari tikus
diterminasi. Paru-paru kanan
diambil untuk histopatologi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa
dosis 45mgkg bb, 90mg/kg bb dan 180mg/kg bb dapat mengurangi tingkat kerusakan
paru-paru pada perbesaran
alveolar, penebalan dinding
alveolar dan infiltrasi sel
radang. Dosis 180mg/kg bb sebagai dosis
efektif untuk mengurangi tingkat kerusakan paru-paru yang dibandingkan dengan
kontrol normal.
Penulis: Hafidzah Ramadhaniyah
Al Idrus, Iswahyudi, Sri Wahdaningsih
Kode Jurnal: jpfarmasidd140032