PENGARUH PAPARAN SINAR LAMPU ULTRAVIOLET (UV) C TERHADAP BERAT ORGAN DAN GAMBARAN HISTOPATOLOGI HEPAR MENCIT JANTAN (MUS MUSCULUS L.)
ABSTRACT: Indonesia merupakan
negara tropis, yang kaya akan sinar matahari. Sinar ultraviolet merupakan suatu
radiasi elektromagnetik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh
paparan sinar ultraviolet C terhadap hepar mencit jantan (Mus musculus L).
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental, menggunakan 25 ekor mencit
jantan dari sumber cahaya dengan lama paparan per hari 0 jam (K), 30 menit
(P1), 60 menit (P2), 120 menit (P3), dan 240 menit (P4) selama 14 hari.
Pengamatan dilakukan dengan menimbang berat hepar dan melihat degenerasi
bengkak keruh. Hasil penelitian menunjukkan pada gambaran makroskopis kelompok
K (Kontrol) didapatkan rata-rata berat hepar mencit sebesar 1,66±0,145, P1
sebesar 1,80±0,352, P2 sebesar 2,08±0,160, P3 sebesar 2,18±0,234, P4 sebesar
2,47±0,296. Hasil uji One Way Anova didapatkan nilai p = 0,001. Pada gambaran
mikroskopis kelompok K (Kontrol) didapatkan rata-rata kerusakan hepar mencit
sebesar 1,08±0,548, P1 sebesar 1,28±0,548, P2 sebesar 1,68±0,548, P3 sebesar
2,12±0,548, P4 sebesar 2,52±0,894. Hasil uji Kruskal-Wallis didapatkan nilai p
= 0,000.
Dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan kerusakan hepar mencit jantan
yang berbanding lurus dengan lama paparan cahaya lampu ultraviolet-c.
Penulis: Resti Lhutvia Andani,
Susianti , Hendri Busman
Kode Jurnal: jpkedokterandd140357