PENGARUH PAPARAN BISING MENAHUN DARI AKTIVITAS PENERBANGAN TERHADAP TEKANAN DARAH (STUDI KASUS: KAWASAN SEKITAR BANDAR UDARA INTERNASIONAL AHMAD YANI SEMARANG)
ABSTRAK: Paparan kebisingan
menahun oleh aktivitas penerbangan dapat menimbulkan menurunnya kualitas
kesehatan dan sebagai faktor risiko timbulnya penyakit. Kebisingan dapat
menstimulasi respon fisiologis salah satunya terhadap parameter kardiovaskuler
seperti tekanan darah. Kenaikan tekanan darah dapat dijadikan indikator
terganggunya sistem kardiovaskuler. Bandara Ahmad Yani merupakan bandara
internasional dengan mobilitas penerbangan yang tinggi, sehingga masyarakat
sekitar bandara menjadi subyek paparan bising yang rentan menurunkan kualitas
kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh paparan
kebisingan menahun dari aktivitas penerbangan terhadap tekanan darah.
Penelitian merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan
penelitian cross sectional. Pelaksanaan penelitian di kawasan sekitar Bandar
Udara Ahmad Yani Semarang, yaitu berlokasi di Perumahan Cakrawala (±1000m) dan
Perumahan Semarang Indah (±5000m). Total responden sebagai sampel berjumlah 60
yang diambil secara random. Kebisingan diukur dengan alat Sound Level Meter
(SLM) Extech Tipe 70335 dengan metode pengukuran Leq (Tingkat Kebisingan
Sinambung Setara) selama 24 jam (Lsm). Kuesioner pendahuluan ditujukan untuk
pemenuhan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran tekanan darah dengan
menggunakan alat Sphygmomanometer air raksa, sebelum dan setelah penerbangan.
Data dianalisis dengan uji t dependent untuk mengetahui apakah ada perbedaan
tekanan darah sebelum dan sesudah paparan kebisingan. Pengukuran kebisingan
menunjukkan bahwa perumahan Cakrawala memiliki paparan kebisingan diatas baku
mutu tingkat kebisingan (NAB) sebesar 69 dBA (Lsm> NAB 55dBA), sedangkan
Perumahan Semarang Indah memiliki paparan kebisingan dibawah NAB yaitu 51 dBA.
Hasil ini menunjukkan bahwa paparan kebisingan berpengaruh terhadap tekanan
darah (p = 0,00). Kenaikan tekanan darah responden pada Perumahan Cakrawala
memiliki persentase lebih tinggi yaitu 83,3% untuk kenaikan tekanan darah
sistole dan 59,9% untuk kenaikan tekanan darah diastole dibandingkan dengan
Perumahan Semarang Indah dengan persentase 69,9% untuk kenaikan tekanan darah
sistole dan 49,9% untuk kenaikan tekanan darah diastole. Paparan bising menahun
akibat aktivitas penerbangan berpengaruh secara signifikan terhadap tekanan darah.
KEYWORDS: kardiovaskuler,
kebisingan bandara, tekanan darah (airport, blood pressure, cardiovascular,
noise
Penulis: Hani Afnita, Poerwito
S, Muhtarom
Kdoe Jurnal: jpkedokterandd130430