Pengaruh Konsentrasi Tragakan terhadap Mutu Fisik Sediaan Pasta Gigi Ekstrak Etanolik Daun Mahkota Dewa (Phaleria papuana Warb var. Wichnannii) sebagai Antibakteri Streptococcus mutans
Abstrak: Daun mahkota dewa
diformulasikan dalam bentuk sediaan pasta gigi agar mudah dalam penggunaannya.
Sifat fisik sediaan pasta gigi dipengaruhi oleh bahan pengikat (binder) yaitu Tragakan.
Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui pengaruh variasi konsentrasi Tragakan terhadap mutu fisik pasta gigi
ekstrak daun mahkota dewa dan aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus
mutans. Penelitian dilakukan dengan membuat 3 formula pasta gigi ekstrak
maserasi daun mahkota dewa dengan etanol 70% dengan konsentrasi Tragakan yang
berbeda yaitu 0,5% (F I), 1,0% (F II), dan 1,5% (F III). Pasta gigi ekstrak
daun mahkota dewa di uji mutu fisik (homogenitas, viskositas, daya sebar, dan
pemeriksaan pH) dan uji aktivitas antibakteri terhadap Streptococcus mutans.
Data viskositas dan daya sebar dianalisa dengan anova dua jalan. Data
Konsentrasi Hambat Minimum (KHM) dan Konsentrasi Bunuh Minimum (KBM) dianalisa
dengan uji Kruskal Wallis lalu dilanjutkan dengan analisa Mann-Whitney. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa KHM pasta gigi ekstrak daun mahkota dewa terhadap
Streptococcus mutans pada konsentrasi 18,75% dan KBM pada konsentrasi 37,5%.
Perbedaan konsentrasi binder tragakan dalam tiap formula tidak berpengaruh
terhadap aktivitas antibakteri tetapi mempengaruhi viskositas dan daya sebar
sediaan.
Penulis: IKA ANDRIANA, MIMIEK
MURRUKMIHARDI, DEWI EKOWATI
Kode Jurnal: jpfarmasidd110085