Efek Ekstrak Etanol Herba Bandotan (Ageratum conyzoides, L.) terhadap Waktu Perdarahan dan Pembekuan Darah pada Tikus Putih Jantan (Rattus norvegicus)
Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efek ekstrak
etanol herba bandotan (Ageratum conyzoides, L) yang diberikan secara oral
terhadap penurunan waktu perdarahan dan pembekuan darah pada tikus putih jantan
(Rattus norvegicus) galur Wistar.Herba bandotan diekstraksi menggunakan alat
Soxhlet dengan etanol 70%. Hewan uji dibagi dalam lima kelompok, masing-masing
kelompok terdiri dari lima ekor tikus. Kelompok I diberikan dosis 69,58 mg/200
g BB, kelompok II diberikan dosis 104,37 mg/200 g BB, dan kelompok III
diberikan dosis 139,16 mg/200 g BB. Kelompok IV sebagai kontrol positif
diberikan asan traneksamat 4,5 mg/200 g BB dan kelompok V sebagai kontrol
negatif diberikan CMC 1%. ewan uji diberi injeksi heparin secara sub kutan
selama 5 hari untuk menginduksi perdarahan dan menghambat pembekuan darah,
kemudian diberi sediaan uji selama 6 hari yang dicatat waktu penghentian
perdarahan dan pembekuan darah tiap 2 hari sekali selama pemberian sediaan uji.
Hasil statistik menunjukkan ekstrak etanol herba bandotan yang diberikan secara
oral dapat menurunkan waktu perdarahan dan pembekuan darah pada tikus putih
jantan. Berdasarkan hasil uji statistik anova dua jalan menunjukkan bahwa
ekstrak etanol herba bandotan dengan dosis 104,37 mg/200 g BB merupakan dosis
yang paling efektif menurunkan waktu perdarahan dan pembekuan darah dengan
kemampuan menurunkan waktu perdarahan sebesar 85,45% dan pembekuan darah sebesar
70%.
Kata kunci: ekstrak etanol,
herba bandotan (Ageratum conyzoides,
L.), waktu perdarahan, pembekuan darah, tikus putih jantan
Penulis: SANTIE APRIYANI,
TITIK SUNARNI, DWI NINGSIH
Kode Jurnal: jpfarmasidd110084