PENGARUH JINTAN HITAM (NIGELLA SATIVA) TERHADAP HISTOPATOLOGI ORGAN KAKAP PUTIH (LATES CALCARIFER) YANG TERINFEKSI VIRAL NERVOUS NECROSIS SECARA BUATAN
ABSTRACT: Infeksi Viral
Nervous Necrosis (VNN) pada kakap putih (Lates calcarifer) dapat menyebabkan
kerusakan saraf sentral sehingga menimbulkan kematian massal sampai 100% dalam
waktu singkat. Salah satu penanganan terhadap penyakit tersebut dengan
meningkatkan sistem imun kakap putih. Jintan hitam (Nigella sativa) merupakan
tanaman yang dapat dijadikan bahan imunostimulan. Imunostimulan dapat
meningatkan kekebalan natural dan adaptif pada ikan sehingga dapat dijadikan
alternatif cara dalam upaya perlindungan terhadap serangan penyakit. Penelitian
ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh jintan hitam terhadap histopatologis
organ kakap putih yang diuji tantang VNN. Kakap putih dimasukkan ke dalam 4 bak
pemeliharaan dengan 4 perlakuan dosis jintan hitam. Perlakuan A merupakan
perlakuan dengan penambahan jintan hitam 0 g/kg pakan, perlakuan B penambahan
jintan hitam 25 g/kg pakan, perlakuan C penambahan jintan hitam 50 g/kg pakan
dan perlakuan D penambahan jintan hitam 75g/kg pakan. Perlakuan diterapkan
selama 44 hari, pada hari ke-37 dilakukan uji tantang dengan menyuntikkan isolat
VNN ke tubuh kakap putih secara intra peritoneal dengan dosis 0,1 ml/ekor.
Hasil analisis preparat histopatologis organ otak dan mata kakap putih
perlakuan A ditemukan kerusakan patologis berupa inclusion body, hipertropi,
vakuola dan nekrosis. Sedangkan pada perlakuan B, C dan D tidak ditemukan
kerusakan patologis. Hasil tersebut membuktikan bahwa dengan penambahan jintan
hitam dapat mencegah kerusakan patologis akibat infeksi VNN. Perlakuan B
merupakan dosis jintan hitam yang optimal untuk mencegah kerusakan jaringan
akibat infeksi VNN. Penambahan jintan hitam dalam pakan dapat meningkatkan
imunitas kakap putih sehingga dapat mencegah terjadinya kerusakan jaringan
akibat infeksi VNN.
Penulis: Ely Novisa, Tarsim,
Esti Harpeni
Kode Jurnal: jpperikanandd150004