TRANSPORTASI BASAH BENIH NILA (OREOCHROMIS NILOTICUS) MENGGUNAKAN EKSTRAK BUNGA KAMBOJA (PLUMERIA ACUMINATA)
ABSTRACT: Transportasi benih
nila (Oreochromis niloticus) merupakan bagian dalam kegiatan usaha
pembenihan nila. Metode transportasi
yang dapat digunakan salah satunya adalah transportasi sistem basah dengan
memanfaatkan ekstrak bunga kamboja (Plumeria acuminata) sebagai bahan anestesi
(pembiusan). Penelitian bertujuan untuk mengetahui konsentrasi ekstrak bunga
kamboja yang paling efektif dalam anestesi benih nila pada transportasi sistem
basah. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan perlakuan A (0
mg/L), B (0,398 mg/L ekstrak bunga kamboja), C (1,584 mg/L ekstrak bunga
kamboja), dan D (6,304 mg/L ekstrak bunga kamboja), masing-masing perlakuan 6
ulangan. Parameter yang diamati adalah uji toksisitas, kecepatan pingsan, lama
pulih sadar, tingkat kelangsungan hidup, kecepatan pertumbuhan dan kualitas air
(suhu, oksigen terlarut dan pH). Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi
ekstrak bunga kamboja antar perlakuan berbeda nyata (P>0,05) terhadap
periode kecepatan pingsan, lama waktu pulih sadar, tingkat kelangsungan hidup
dan kecepatan pertumbuhan harian. Konsentrasi ekstrak bunga kamboja antar
perlakuan tidak berbeda nyata (P<0,05) terhadap tingkat kelangsungan hidup
dan kecepatan pertumbuhan harian benih nila. Konsentrasi ekstrak bunga kamboja
yang paling efektif untuk teknik anestesi dalam transportasi sistem basah
adalah 6,304 mg/L dengan tingkat kelangsungan hidup mencapai 94,43%.
Penulis: Ridho Ilhami, Mahrus
Ali, Berta Putri
Kode Jurnal: jpperikanandd150005