Penetapan Kadar Andrografolid dalam Ekstrak Terpurifikasi Herba Sambiloto dengan KLT-Spektrofotodensitometri
Abstract: Herba sambiloto
(Andrographis paniculata (Burm. f.) Ness) memiliki kandungan utama yaitu
andrografolid yang mempunyai banyak aktivitas farmakologi seperti dapat
menurunkan kadar gula darah, trigliserida dan LDL, sebagai antiinflamasi,
antioksidan, antidiabetes, dan antiaterosklerosis. Tujuan dari penelitian ini
adalah mengetahui kadar andrografolid
yang terdapat dalam ekstrak terpurifikasi herba sambiloto. Ekstrak
terpurifikasi dibuat dengan
mengekstraksi serbuk herba sambiloto dengan metode maserasi dan
dilakukan purifikasi bertahap menggunakan pelarut n-hexan, etil asetat dan air.
Pada proses penetapan kadar, standar andrografolid dan sampel ekstrak
terpurifikasi herba sambiloto ditotolkan pada plat KLT Silika Gel GF254
kemudian dieluasikan dengan menggunakan fase gerak berupa campuran kloroform :
metanol (9:1). Pengukuran kadar dilakukan dengan densitometer. Hasil
menunjukkan bahwa panjang gelombang serapan maksimum larutan baku standar
andrografolid dan ekstrak terpurifikasi sambiloto adalah sama yaitu 230 nm.
Kadar andrografolid dalam ekstrak terpurifikasi herba sambiloto mengandung
29,81% b/b andrografolid dengan SD 0,021.
Penulis: Warditiani, N. K,
Larasanty, L. P. F, Siahaan, T. F.
Kode Jurnal: jpfarmasidd140092