PEMETAAN SISTIM INFORMASI GEOGRAFIS UNTUK MENGGAMBARKAN KEJADIAN DAN FAKTOR RISIKO INFEKSI NOSOKOMIAL
ABSTRACT: Pasien
rawat inap beresiko sangat tinggi untuk terjadinya infeksi nosokomial karena
berbagai alasan. Mereka cenderung lebih rentan terhadap infeksi karena kondisi
penyakit yang mendasari mereka, tetapi risiko mereka diperparah ketika pasien
menjalani prosedur invasif. Jika pasien terganggu sistem kekebalannya, maka
mikroorganisme yang biasanya tidak patogen mampu menyebabkan penyakit. Peta
adalah metode pengilustrasian data epidemiologik untuk menyampaikan data
tertentu dengan mudah dan cepat. Peta dapat digunakan untuk menunjukkan tempat
sebuah penyakit atau kejadian terjadi. Pemetaan kejadian infeksi nosokomial di
Rumah Sakit Sultan Agung adalah metode yang dikembangkan untuk surveilans
infeksi nosokomial. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif
dengan rancangan cross sectional study. Penelitian ini menggambarkan faktor
risiko infeksi nosokomial dengan kejadian infeksi nosokomial yang terjadi
berdasarkan point time. Faktor risiko adalah faktor ekstrinsik dan faktor
instrinsik. Berdasarkan gambar spasial pada peta, secara ektrinsik kejadian
infeksi nosokomial baling banyak adalah Plebitis. Kejadian Plebitis terjadi
terkait dengan penempatan titik cuci tangan handrub. Sedangkan faktor intrinsik
gambaran Plebitis dan Infeksi Luka Operasi (ILO) di ruang rawat inap distribusi
paling banyak pada pasien usia 50 tahun dengan gangguan integritas kulit akibat
pemasangan infus dan secara fisik disebabkan penurunan imunitas berkaitan
dengan berbagai macam penyakit yang mendasari. Kejadian infeksi nosokomial di
ruang rawat inap adalah faktor predisposisi primer seperti umur dan
predisposisi permasalahan klinis terkait penyakit dasar dapat memperlemah
sistem imun pasien, sehingga prosedur dan tindakan medis yang paling
sederhanapun berpotensi menimbulkan infeksi nosokomial.
KEYWORDS: faktor risiko
kejadian infeksi nosokomial, GIS untuk infeksi nosokomial, infeksi nosokomial
(GIS for nosocomial infections, nosocomial infection, nosocomial infections
factors
Penulis: Rochady Setianto,
Lutfan Lazuardi, Andaru Dahesihdewi
Kode Jurnal: jpkedokterandd130428