NILAI EKONOMI TOTAL HUTAN MANGROVE DESA MARGASARI KECAMATAN LABUHAN MARINGGAI KABUPATEN LAMPUNG TIMUR

ABSTRAK: Selama  ini  pemanfaatan  hasil  hutan  bukan  kayu  yang  merupakan  salah  satu  potensi  hutan mangrove  kurang  mempertimbangkan  aneka  produk  dan  jasa  yang  dapat  dihasilkan. Konversi  lahan  untuk  pemanfaatan  lain  dipandang  lebih  menguntungkan  daripada  menggali potensi yang ada.  Tujuan penelitian yang dilaksanakan pada bulan April – Mei 2013 adalah  menghitung  nilai  ekonomi  total  hutan  mangrove  Desa  Margasari  Kecamatan  Labuhan Maringgai  Kabupaten  Lampung  Timur.    Responden  adalah  43  masyarakat  sekitar  hutan mangrove  yang  dipilih  secara purposive  sampling. Data  dikumpulkan  dengan  pengamatan langsung  di  lapangan,  wawancara  dan  dianalisis  menggunakan  formula  nilai  ekonomi  total (Total  Economic  Value/TEV)  secara  deskriptif.    Hasil  penelitian  menunjukkan  bahwa  nilai ekonomi  total  hutan  mangrove  sebesar  Rp  10.530.519.419,00  per  tahun  yang  diperoleh  dari (1)  nilai  guna  langsung  sebesar  Rp  1.877.440.000,00  per  tahun  dari  pemanfaatan  rajungan, udang,  kepiting,  daun  jeruju,  buah  pidada,  kayu  bakar  dan  ekowisata,  (2)  nilai  guna  tak langsung sebesar Rp 8.915.036.479,00pertahun dari penyedia pakan alami bagi biota laut, (3) nilai  pilihan  sebesar  Rp  103.425.000,00  per  tahun  dari  keanekaragaman  hayati  dan  (4)  nilai keberadaan Rp 1.580.000,00 per tahun dari kesediaan membayar masyarakat.
Kata kunci: hutan mangrove, nilai ekonomi total, nilai guna, nilai bukan guna
Penulis: Ria Indrian Ariftia, Rommy Qurniati, dan Susni Herwanti
Kode Jurnal: jpkehutanandd140043

Artikel Terkait :