NILAI OBJEK WISATA AIR TERJUN WAY LALAAN PROVINSI LAMPUNG DENGAN METODE BIAYA PERJALANAN (TRAVEL COST)

ABSTRAK: Objek  wisata Air  Terjun Way  Lalaan  merupakan salah  satu  bentuk jasa  lingkungan  yang kurang berkembang padahal memiliki potensi ekonomi yang  cukup baik jika dikelola secara tepat. Oleh  karena  itu  perlu  dilakukan  penelitian dengan  tujuan  menentukan  nilai objek wisata  air  terjun  Way  Lalaan dan  mengetahui  pengaruh  karakteristik pengunjung terhadap biaya  perjalanan. Manfaat  hasil  penelitian digunakan  sebagai bahan pertimbangan dalam pengelolaan objek  wisata ini  ke depan. Penelitian  dilakukan  pada  bulan  Maret-April  2013 dengan responden sebanyak 96 orang dengan melakukan wawancara langsung yang diproksi dengan biaya perjalanan pengunjung. Penentuan hasil biaya perjalanan pengunjung akan di di uji dengan menggunakan metode analisis linear berganda dengan software Minitab 16. Hasil penelitian  menunjukkan biaya  perjalanan  pengunjung sebesar Rp.16.284.500 /orang/kali kunjungan,  biaya  rata-rata  perjalanan  Rp.203.104  orang/kali  kunjungan. Nilai  rekreasi sebesar  Rp. 487.449.600/  Tahun. Variabel luar  Provinsi,  umur  dan  status  pernikahan  secara simultan mempunyai  pengaruh  nyata  terhadap  biaya  perjalanan,  besarnya  nilai  simpangan baku  (S)  adalah Rp.151.589.  Besarnya  pengaruh  variabel  dependen  secara  simultan  (R-Sq) adalah 61,9% dan R-Sq(adj).
Kata Kunci: air terjun Way Lalaan, analisis regresi ganda, biaya perjalanan, nilai air terjun
Penulis: Jenny Sartika Sihotang, Christine Wulandari, dan Susni Herwanti
Kode Jurnal: jpkehutanandd140042

Artikel Terkait :