MANFAAT PENAMBAHAN TEPUNG KUNYIT (Curcuma domestica Val) DAN TEPUNG JAHE (Zingiber officinale) TERHADAP KUALITAS BAKSO ITIK AFKIR DENGAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA

Abstrak: Penelitian bertujuan untuk mengetahui manfaat aras penambahan tepung kunyit dan tepung jahe dan waktu penyimpanan serta interaksi  kedua faktor terhadap  kualitas bakso itik afkir. Materi yang digunakan adalah daging itik afkir, tepung kunyit dan tepung jahe. Desain percobaan yang digunakan dalam penelitian adalah Rancangan Acak Lengkap pola faktorial 4x3 dengan faktor pertama aras penambahan tepung kunyit (0; 0,5; 1; 1,5%) atau tepung jahe (0; 1; 2; 3%), serta waktu penyimpanan (0; 8; 16 jam). Hasil penelitian menunjukkan lama penyimpanan berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap pH, keempukan, daya ikat air. Konsentrasi penambahan tepung kunyit  dan tepung jahe berpengaruh  nyata (P<0,05) terhadap keempukan. Tidak terdapat interaksi antara kedua faktor terhadap pH, daya ikat air, keempukan dan total bakteri proteolitik. Aras penambahan yang terbaik pada bakso itik afkir adalah 0,5% tepung kunyit dan 1% tepung jahe dengan waktu penyimpanan 0 jam, dengan nilai pH 6,49, keempukan 0,31, daya ikat air 22,27, serta total bakteri proteolitik 3,57x104. Kesimpulan penelitian ini adalah aras penambahan yang terbaik adalah 0,5% tepung kunyit dan 1% tepung jahe dengan lama penyimpanan 0 jam karena dengan pemberian tepung kunyit dan tepung jahe belum bermanfaat terhadap bakso itik afkir.
Kata kunci: Bakso, Itik afkir, Lama penyimpanan, Tepung jahe, Tepung kunyit
Penulis: Indah Nur Lestarini, Novitasari Anggarawati, Adi Magna Patriadi Nuhriawangsa, dan Ratih Dewanti
Kode Jurnal: jppeternakandd150029

Artikel Terkait :