KUALITAS UDARA DALAM RUANG KELAS BER-AC DAN KELUHAN KESEHATAN SISWA
Abstrak: Pencemaran udara di
perkotaan disebabkan oleh industri dan asap kendaraan bermotor yang jumlahnya semakin
hari semakin bertambah. Udara luar ruangan yang tercemar akan menyebabkan udara
dalam ruangan juga tercemar. Keberadaan perabot rumah tangga dan peralatan
kantor akan memberikan sumbangan pencemaran udara di dalam ruangan. Air
Conditioner (AC) adalah suatu alat yang dimaksudkan untuk menciptakan dan menjaga
kenyamanan dalam ruang kelas. Penggunaan AC sebagai alternatif untuk mengganti
ventilasi alami dapat meningkatkan kenyamanan dan produktivitas kerja, namun AC
yang jarang dibersihkan akan mengakibatkan kualitas udara dalam ruangan menurun
dan dapat menimbulkan keluhan kesehatan yang disebut Sick Building Syndrome. Tujuan
penelitian adalah mengidentifikasi kualitas kimia dan fisik udara dalam ruang
kelas ber-AC dan keluhan kesehatan siswa. Penelitian ini menggunakan metode
penelitian observasional dan rancang bangun cross-sectional. Populasi
penelitian yaitu semua siswa SMA Wachid Hasyim 2 Taman yang menempati ruang
kelas ber-AC dan jumlah sampel yang diambil dengan purposive sampling sebanyak
71 orang. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian
menunjukkan, kadar debu, CO dan NO2 yang diukur masih berada pada standar baku
mutu, kadar debu dan kelembapan udara melebihi baku mutu dan suhu ruang kelas
XI IPS 2 yang diukur melebihi baku mutu. Keluhan kesehatan siswa yang
teridentifikasi adalah iritasi hidung, mata dan kulit, tenggorokan kering dan
mual. Saran yang dapat diberikan berdasarkan hasil penelitian adalah melakukan
perawatan AC baik teknis maupun non-teknis secara rutin, menjaga kebersihan
kelas, terutama dari debu yang berasal dari perabotan kelas dan pemeriksaan kualitas
udara dalam ruang secara berkala agar tercipta lingkungan belajar yang sehat.
Penulis: Corie I. Prasasti,
Sudarmaji, dan Retno Adriyani
Kode Jurnal: jpkesmasdd130339