HUBUNGAN KUALITAS UDARA DALAM RUANG DENGAN KELUHAN PENGHUNI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIA KABUPATEN SIDOARJO
Abstrak: Tempat tinggal
merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia dan merupakan
cerminan pribadi serta status sosial manusia yang dipengaruhi oleh tingkat
sosial ekonomi dan pengadaannya mempunyai kriteria comfort (nyaman), aesthetic
(indah), dan secure (aman). Seperti halnya rumah, Lembaga Pemasyarakatan Kelas II
A Sidoarjo, penghuninya juga menginginkan tempat tinggal tersebut layaknya
rumah pribadi yang bisa memberikan rasa aman dan nyaman. Sarana hunian yang ada
di lapas saat ini tidak lagi memenuhi standar minimum yang mensyaratkan standar
kesehatan seperti ventilasi yang baik dan didukung dengan peralatan tidur yang
memadai serta memenuhi rasa aman bagi penghuni. Tujuan dari penelitian ini
adalah menganalisis hubungan kualitas udara dalam ruang dengan keluhan yang
dirasakan oleh penghuni. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan
pendekatan cross sectional. Data penelitian terdiri dari data primer dan data
sekunder dengan pengambilan data melalui observasi, wawancara, pengukuran di
lapangan serta penelusuran dokumen dari instansi terkait. Populasi dalam
penelitian ini sebanyak 538 orang. Sampel yang diambil sebanyak 120 orang
dengan metode cluster random sampling. Data yang diperoleh selanjutnya dianalisis
secara deskriptif dan analitik menggunakan Uji Korelasi Spearman dengan 5%. Disimpulkan
bahwa variabel yang berhubungan dengan keluhan yang dirasakan penghuni adalah
suhu dalam ruang. Disarankan agar para penghuni tetap menjaga kebersihan
lingkungan sekitar tempat hunian dan lebih memanfaatkan ventilasi yang ada.
Penulis: Cahyatri Rupisianing
Candrasari dan J Mukono
Kode Jurnal: jpkesmasdd130340